Nabire Papua Tengah Papedanews.com Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, masyarakat di wilayah Meepago, Provinsi Papua Tengah, mulai mempersiapkan berbagai kegiatan doa, ibadah syukur, dan perayaan bersama.
Suasana menyambut tahun baru tampak di sejumlah kabupaten, seperti Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada akhir tahun, perhatian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi hal penting. Momentum perayaan besar kerap diikuti peningkatan potensi gangguan keamanan apabila tidak disikapi secara bijak.
Redaksi mencatat sejumlah persoalan kamtibmas yang biasanya muncul menjelang dan saat malam pergantian tahun, antara lain penggunaan petasan secara sembarangan, konsumsi minuman beralkohol berlebihan, berkendara dalam kondisi tidak sadar, serta meningkatnya risiko pencurian dan aksi begal di tengah keramaian.
Mobilitas masyarakat yang tinggi pada malam tahun baru dinilai perlu diantisipasi bersama agar perayaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Imbauan Kepala Suku Besar Wilayah Meepago
Menanggapi situasi tersebut, Kepala Suku Besar Wilayah Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap mengedepankan keselamatan dan tanggung jawab selama perayaan Tahun Baru 2026.
Ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam penggunaan petasan, menghindari konsumsi minuman beralkohol berlebihan, serta tidak mengemudikan kendaraan roda dua maupun roda empat dalam kondisi terpengaruh alkohol. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Meepago agar merayakan Tahun Baru dengan aman, tenang, dan bertanggung jawab, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Selain imbauan kamtibmas, Melkias Keiya juga menyampaikan pesan pengharapan bagi masyarakat Meepago dalam menyambut tahun yang baru.
“Dengan memasuki 1 Januari 2026, semoga kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, dan kebaikan bagi keluarga masing-masing. Tuhan Ugatame senantiasa menyertai langkah kita,” katanya.
Pergantian Tahun Baru 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan sosial, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga adat dinilai penting guna menciptakan suasana perayaan yang damai.
Dengan semangat kebersamaan dan kewaspadaan, wilayah Meepago diharapkan dapat memasuki tahun 2026 dengan situasi yang aman, tertib, dan penuh harapan.Selamat Tahun Baru 2026.
Tuhan Ugatame menyertai seluruh masyarakat Meepago.



























