Ketua DPRP Delius Tabuni Bersama Wakil Ketua I, II, dan III Tinjau Dampak Limbah PT Kristalin di Kampung Biha, Distrik Makimi

- Penulis

Senin, 14 April 2025 - 14:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire-Papua Tengah,Papedanews.com- Dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas Perusahaan Pertambangan PT Kristalin di kampung Biha SP I Dan Sp II distrik makimi, Kabupaten Nabire mengundang perhatian serius dari DPRP Provinsi Papua Tengah. Menanggapi keluhan masyarakat, Ketua DPRP Papua Tengah, Delius Tabuni, bersama Wakil Ketua I Diben Elaby, Wakil Ketua II Petrus Izaach Suripatty, dan Wakil Ketua III Bekies Kogoya turun langsung ke lokasi yang terdampak.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan, berdialog dengan warga, dan memastikan adanya tindak lanjut konkret terhadap dampak lingkungan yang telah mengganggu kehidupan masyarakat, terutama petani dan peternak ikan.

Masyarakat mengeluhkan air yang tidak lagi layak untuk kebutuhan pertanian dan perikanan. Banyak ikan mati, tidak tumbuh, dan hasil panen padi menurun drastis. Warga menyebut bahwa kondisi ini mulai terjadi sejak adanya limbah dari aktivitas perusahaan yang mengalir ke saluran air utama.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendengar langsung jeritan rakyat. Kehadiran kami adalah bentuk komitmen DPRP untuk memastikan hak-hak dasar masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat dijamin,” tegas Ketua DPRP, Delius Tabuni.

Dalam pernyataannya, Wakil Ketua I Diben Elaby menambahkan, “Ini menyangkut sumber kehidupan masyarakat. Kami minta agar perusahaan bertanggung jawab dan pemerintah segera ambil tindakan. DPRP akan mengawal proses ini sampai tuntas.”

Baca Juga:  RRI Fest 2025: Kolaborasi RRI, Lanal dan DLH Tanam Bakau di Nabire

Wakil Ketua II, Petrus Izaach Suripatty, juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan lingkungan. “Kalau memang ada janji normalisasi dari pihak perusahaan, harus tertulis dan dikawal pelaksanaannya. Kami tidak ingin masyarakat terus dirugikan.”Sementara itu, Wakil Ketua III, Bekies Kogoya, menegaskan bahwa DPRP tidak hanya datang melihat, tetapi akan segera menindaklanjuti secara kelembagaan. “Kami akan dorong audit lingkungan, rapat bersama instansi terkait, dan jika perlu, evaluasi izin operasional perusahaan.”

Masyarakat menyambut positif kehadiran para pimpinan DPRP Papua Tengah dan berharap pemerintah serta pihak perusahaan segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan kondisi saluran air dan lingkungan.
Kami
“ tidak menolak investasi, tapi hak kami sebagai petani dan peternak harus dilindungi. Air adalah sumber hidup kami,” ujar salah satu warga.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi DPRP Papua Tengah untuk memperkuat pengawasan terhadap dampak industri dan mendorong perlindungan lingkungan hidup serta kesejahteraan masyarakat lokal.
( papedanews )

Berita Terkait

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?
BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay
Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman
PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI
Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua
DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:55

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15

BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25

Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Berita Terbaru