Kepala ESDM Papua Tengah Jelaskan Mekanisme Pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Tengah, Frets J. Borai, memberikan penjelasan terkait mekanisme pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di daerah tersebut, menyusul berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

 

Saat di konfirmasi awak media Papedanews melalui sambungan telpon Frets Borai menjelaskan bahwa pengusulan suatu wilayah menjadi WPR harus didasarkan pada adanya aktivitas pertambangan yang dilakukan masyarakat terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kalau kita mau mengusulkan suatu wilayah menjadi tambang rakyat, harus ada aktivitas masyarakat di situ. Artinya masyarakat memang sudah bekerja di wilayah tersebut,” jelasnya.

 

Ia menuturkan, sebelumnya aturan dalam undang-undang pertambangan pernah mengatur bahwa tambang yang telah berjalan selama 15 tahun baru dapat diusulkan sebagai WPR.

 

Namun ketentuan tersebut telah dihapus melalui putusan Mahkamah Konstitusi sehingga mekanisme pengusulan kini menyesuaikan dengan aturan yang berlaku saat ini.

 

Menurut Frets, keberadaan aktivitas masyarakat menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah untuk mengusulkan suatu wilayah menjadi WPR kepada pemerintah pusat.

 

“Kalau tidak ada aktivitas, bagaimana kita mau usulkan wilayah itu? Karena pemerintah harus melihat bahwa memang ada kegiatan pertambangan rakyat di sana,” ujarnya.

Baca Juga:  Kepala ESDM Papua Tengah Tegaskan Langkah Konkret Atasi Maraknya Tambang Ilegal

 

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menyuruh masyarakat untuk melakukan aktivitas pertambangan, namun masyarakat yang memiliki hak ulayat di wilayahnya diperbolehkan bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Saya tidak menyuruh masyarakat. Kalau masyarakat yang punya wilayah dan ingin bekerja, silakan. Itu hak mereka di wilayahnya,” kata Frets.

 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas ESDM telah mengajukan beberapa wilayah untuk ditetapkan sebagai WPR. Namun proses tersebut masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

 

“Kita sudah mengusulkan beberapa wilayah WPR, tetapi saat ini masih berproses di kementerian,” jelasnya.

 

Frets berharap penjelasan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman atau polemik terkait aktivitas pertambangan rakyat di Papua Tengah.

 

“Pemerintah bekerja sesuai aturan yang berlaku. Jika masyarakat ingin bekerja di wilayahnya, silakan, dan pemerintah akan mengatur mekanismenya sesuai ketentuan,” tutupnya.

Berita Terkait

Ketua DPW PAN Papua tengah Apresiasi dan ucapakan selamat kepada wakil bupati Nduga periode 2026-2031
Warga Pertanyakan Kehadiran WNA Asal China di Pantai Labani, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Emas Wapoga
Mempererat silahturahmi polres Nabire gelar buka bersama, ini kata Kapolres Nabire
Lokakarya Mini Puskesmas Waghete Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tingkatkan Layanan Kesehatan
Lokakarya Mini Puskesmas Waghete Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tingkatkan Layanan Kesehatan
Peserta Pelatihan Program Gubernur Papua Tengah Siapkan 25 Ribu Benih Ikan Nila di Mimika
Komunitas CCN Nabire Bagikan 200 Paket Takjil Gratis di Wilayah Samabusa
Hangatnya Peringatan Nuzulul Qur’an di Bumi Wonorejo, Warga Belajar Parenting Qur’ani
Berita ini 39 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:40

Kepala ESDM Papua Tengah Jelaskan Mekanisme Pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:37

Ketua DPW PAN Papua tengah Apresiasi dan ucapakan selamat kepada wakil bupati Nduga periode 2026-2031

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:03

Warga Pertanyakan Kehadiran WNA Asal China di Pantai Labani, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Emas Wapoga

Senin, 16 Maret 2026 - 13:40

Mempererat silahturahmi polres Nabire gelar buka bersama, ini kata Kapolres Nabire

Senin, 16 Maret 2026 - 08:45

Lokakarya Mini Puskesmas Waghete Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tingkatkan Layanan Kesehatan

Senin, 16 Maret 2026 - 04:16

Peserta Pelatihan Program Gubernur Papua Tengah Siapkan 25 Ribu Benih Ikan Nila di Mimika

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:22

Komunitas CCN Nabire Bagikan 200 Paket Takjil Gratis di Wilayah Samabusa

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:11

Hangatnya Peringatan Nuzulul Qur’an di Bumi Wonorejo, Warga Belajar Parenting Qur’ani

Berita Terbaru