Kejaksaan Klarifikasi Penanganan Dugaan Kasus di RSUD Nabire : Hormati Etika Antar-APH, Siap Serahkan ke Polres Jika Sudah Ditangani

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanew.com Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Nabire, Pirli M. Momongan, S.H., memberikan klarifikasi terkait penanganan dugaan penyimpangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nabire yang saat ini menjadi sorotan publik.

Pernyataan ini disampaikan merespons pertanyaan dari sejumlah awak media mengenai sejauh mana Kejaksaan menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh para tenaga kesehatan melalui aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.

“Laporan pengaduan yang kami terima berasal dari para tenaga kesehatan yang datang langsung melakukan demo ke kantor Kejaksaan. Setelah itu, mereka juga menyampaikan pengaduan ke Polres Nabire,” ujar Pirli.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, saat ini Kejaksaan masih berada dalam tahap penyelidikan awal, yakni proses pengumpulan bukti dan informasi guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Namun demikian, Pirli menegaskan bahwa dalam proses penanganan perkara, Kejaksaan terikat oleh etika antar-Aparat Penegak Hukum (APH), sebagaimana telah diatur dalam nota kesepahaman (MoU) bersama dengan Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  PCNU Kabupaten Nabire Bentuk Panitia untuk Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU

“Dalam MoU tersebut, dinyatakan bahwa apabila suatu laporan pengaduan sudah lebih dahulu ditindaklanjuti oleh salah satu APH, maka APH lainnya akan mengundurkan diri dari penanganan perkara tersebut. Dalam hal ini, jika Polres Nabire sudah mengambil tindakan lebih dulu, maka kami akan menyerahkan sepenuhnya kepada mereka,” jelasnya.

Menanggapi tingginya ekspektasi masyarakat agar Kejaksaan menangani kasus ini, Pirli menyampaikan apresiasi atas kepercayaan publik. Namun ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan memahami mekanisme kerja antar-lembaga penegak hukum.

“Kami sangat menghargai kepercayaan masyarakat. Tapi kami juga terikat pada etika penanganan perkara. Jika memang dipercayakan kepada kami, tentu akan kami tindak lanjuti. Namun jika sudah ditangani lebih dahulu oleh APH lain, kami akan menghormati dan menyerahkan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Kejaksaan masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait penanganan di tingkat Polres Nabire, sebelum mengambil keputusan final terkait keterlibatan institusinya dalam kasus tersebut.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Noken 2026 di Nabire.
PERANTAU TANPA SANAK SAUDARA MENINGGAL DI NABIRE, MAJAPAHIT BANTU PEMULASARAN DAN PEMAKAMAN
Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah
Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG
李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。
Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah
Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
Berita ini 481 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:31

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Noken 2026 di Nabire.

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:14

PERANTAU TANPA SANAK SAUDARA MENINGGAL DI NABIRE, MAJAPAHIT BANTU PEMULASARAN DAN PEMAKAMAN

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:44

Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:01

Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:50

Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:28

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:34

Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:01

DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029

Berita Terbaru