Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Aktivitas pertambangan emas diduga ilegal di kawasan Kilo 100 Kiri, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, kembali menjadi sorotan publik. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa aktivitas tersebut diduga dimiliki dan dikendalikan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) bernama MR LEE.

Berdasarkan pantauan di lapangan dan keterangan sejumlah sumber, aktivitas tambang tersebut tidak hanya beroperasi di satu titik, melainkan telah berkembang menjadi lebih dari tiga lokasi berbeda yang tersebar di beberapa kilometer kawasan pertambangan di wilayah Nabire.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan ini disebut-sebut menggunakan alat berat dan melibatkan sejumlah pekerja yang melakukan aktivitas pengerukan secara intensif. Masyarakat setempat mengaku resah karena aktivitas tersebut dinilai semakin masif dan berlangsung tanpa transparansi terkait perizinan maupun legalitas operasionalnya.

Baca Juga:  Papua Tengah Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2025 Kategori Pelayanan Publik

Lebih jauh, beredar dugaan adanya keterlibatan oknum aparat kepolisian yang disebut-sebut turut membekingi atau terlibat dalam aktivitas pertambangan tersebut. Dugaan ini memicu pertanyaan publik mengenai pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik pertambangan ilegal di wilayah tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait status legalitas tambang yang diduga milik MR LEE tersebut maupun klarifikasi terhadap dugaan keterlibatan oknum aparat.

 

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penelusuran serta penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum. Transparansi dan komitmen penegakan hukum dinilai penting demi menjaga stabilitas keamanan serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Nabire.

 

Tim media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memperoleh keterangan resmi dan berimbang.

Berita Terkait

Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah
李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。
Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya, Aljono Bagau, A.Md.Sos Tegaskan Mekanisme Pengisian Jabatan Kepala Desa Harus Sesuai Peraturan Perundang-Undangan
Lomba Pandai 2026 Resmi Dibuka, DPW Papua Tengah Dukung Penuh Cerdas Cermat Pelajar Muslim di Nabire
Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah
Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:44

Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:01

Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:22

李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:28

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:34

Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:01

DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:34

PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:45

Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah

Berita Terbaru