Ini Klarifikasi Humas PT Kristalin, Tentang Isu Izin Tambang Aksi Mahasiswa Di Jakarta

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 12:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-
Nabire-papua tengah Humas PT Kristalin Ekalestari, di Kabupaten Nabire, Distrik Makimi, Kampung Nikasi, menyampaikan tanggapannya terkait aksi yang direncanakan oleh mahasiswa dan aktivis di kantor pusat perusahaan di Jakarta. Dalam pernyataannya, Maria Erari, Humas PT Kristalin Ekalestari, menegaskan bahwa perusahaan tetap berkomitmen menjalankan operasionalnya sesuai dengan peraturan yang berlaku serta memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar. ,19 Febuari 2025

Menanggapi tuduhan terkait izin penambangan, Maria Erari,Humas PT Kristalin Ekalestari, menegaskan bahwa perusahaan memiliki dokumen perizinan resmi. “Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan dan melakukan pengecekan langsung terhadap legalitas perusahaan. Izin yang dimiliki PT Kristalin Ekalestari dan sah,” ujarnya.

Terkait sengketa lahan dan dugaan intimidasi, pihak perusahaan juga menegaskan bahwa setiap persoalan selalu diselesaikan melalui mekanisme yang tepat. “Jika ada permasalahan lahan, kami siap berdiskusi dan mencari solusi bersama pemilik hak ulayat. Mengenai intimidasi, hingga saat ini tidak ada tindakan semacam itu dari pihak perusahaan terhadap masyarakat, “tambahnya

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Humas PT Kristalin Ekalestari, juga menyoroti manfaat kehadiran perusahaan bagi masyarakat setempat. “Sejak perusahaan beroperasi, banyak hak-hak masyarakat yang sebelumnya tidak terpenuhi kini bisa dinikmati, seperti akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi. Kami selalu berusaha berkontribusi bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Beredar Di MEDSOS Lokalisasi Samabusa Terendam Banjir, Warga Kesulitan Beraktivitas

Menanggapi desakan pencabutan izin usaha perusahaan,Humas PT Kristalin Ekalestari, meminta agar pihak-pihak yang berupaya mengintervensi operasional perusahaan mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat setempat. “Kami berharap pihak luar memahami bahwa keberadaan perusahaan juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka,” tegasnya.

Humas PT Kristalin Ekalestari, menegaskan bahwa lahan yang digunakan perusahaan telah diserahkan oleh pemilik hak ulayat secara sukarela tanpa paksaan. “Kami tidak merasa dipaksa atau ditekan dalam menyerahkan lahan. Semua dilakukan dengan ikhlas demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Sebagai penutup, Maria erari mengajak semua pihak untuk berdialog secara konstruktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan. “Kami terbuka terhadap diskusi yang membangun demi kepentingan masyarakat, perusahaan, dan pemerintah. Jika ada yang ingin melihat langsung kondisi di Nabire, kami siap menerima dan berdiskusi,” Pungkasnya.

( Papedanews )

Berita Terkait

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Rabu, 15 April 2026 - 12:59

Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Berita Terbaru