DPRP Papua Tengah Dorong Penyusunan Perda yang Inklusif dan Berjangka Panjang

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 11:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Dengan semangat kebersamaan antara lembaga legislatif dan eksekutif, Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk membangun Papua Tengah yang lebih tertata, adil, dan sejahtera melalui penyusunan regulasi yang kuat dan representatif.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRP Papua Tengah, Diben Elaby, S.Th, usai pelaksanaan sidang paripurna terkait pengusulan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Pro-Pemperda) untuk Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) dan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Papua Tengah.

“Kita baru menetapkan daftar usulan yang terdiri dari hampir 48 judul rancangan peraturan. Namun perlu digarisbawahi, semua judul tersebut tidak serta-merta langsung menjadi perda. Setiap rancangan akan melalui proses kajian menyeluruh dan melibatkan berbagai unsur masyarakat,” jelas Diben.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa dalam proses pembentukan peraturan daerah, DPRP Papua Tengah akan melibatkan publik secara luas termasuk akademisi, mahasiswa, tokoh adat, lembaga masyarakat, dan media massa untuk memberikan masukan, kritik, serta saran konstruktif.

“Ini adalah langkah terbuka dan transparan. Semua sektor akan kami libatkan dalam diskusi publik, uji publik, hingga forum konsultasi, karena ini untuk kepentingan masyarakat umum,” tegasnya.

Baca Juga:  Klarifikasi Tim Koalisi Amanah Terhadap Aksi Demo Masa Bayaran Di Depan Gedung KPK RI Jakarta

Lebih lanjut, ia menyinggung pentingnya penyusunan perda yang tidak hanya relevan untuk saat ini, melainkan harus mampu menjadi landasan pembangunan jangka panjang.

“Kita tidak boleh asal dalam membuat aturan. Peraturan yang disusun harus menjawab tantangan 50 hingga 100 tahun ke depan. Kita ingin meletakkan dasar yang kokoh bagi masyarakat Papua Tengah hari ini dan generasi mendatang,” imbuhnya.

Diben juga menekankan perlunya kehatian-hatian dalam menyikapi isu-isu faktual seperti pertambangan dan dampak sosial lainnya agar tidak mengulang kesalahan regulatif di masa lalu.

Targetnya, DPRP Papua Tengah berharap dalam tahun ini minimal dua hingga tiga perda bisa disahkan. Namun demikian, ia menekankan bahwa kualitas dan proses tetap menjadi prioritas utama.

“Lebih cepat lebih baik, tapi tidak boleh asal jadi. Yang penting adalah prosesnya matang dan partisipatif. Itu harapan kami,” tutup Diben.

 

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?
Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah
Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat
Secangkir Kopi, Sejuta Inspirasi: Wartawan Nabire Bertukar Pikiran di Cafe DC
Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Rabu, 2 September 2026 - 11:22

Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah

Rabu, 2 September 2026 - 01:40

Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Berita Terbaru