DPR Papua Tengah Gelar Bimtek di Bali, Fokus pada Legislasi, Anggaran dan Pengawasan

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 04:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, papedanews.com Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM), pimpinan dan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan di Bali pada 20–23 Juni 2025.

Bimtek ini difokuskan pada pendalaman tiga fungsi utama DPR, yaitu fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disajikan oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pemaparan dari Medy Yudistira dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yang membawakan materi tentang pengawasan penggunaan anggaran. Materi ini memicu banyak pertanyaan dari anggota DPR Papua Tengah, yang seluruhnya dijawab dengan jelas dan mendalam oleh Medy dalam suasana diskusi yang akrab dan konstruktif.

Baca Juga:  Kepada warganya ,Kepala kampung kali semen berikan bantuan berupa ayam petelur sebanyak 4,300 ekor

Tak kalah menarik, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH., MH. dari Fakultas Hukum Universitas Warmadewa juga hadir memberikan materi tentang penyusunan peraturan daerah (Perda) provinsi. Beliau menekankan pentingnya penyusunan regulasi yang mempertimbangkan kebutuhan lokal, serta memberikan contoh keberhasilan Bali dalam menjaga budaya lokal melalui Perda yang mendukung Desa Wisata.

Prof. Nyoman juga menyoroti potensi Papua Tengah sebagai daerah otonomi khusus (Otsus) dalam merancang peraturan daerah yang dapat melindungi kebudayaan serta hak-hak dasar masyarakat asli Papua (OAP). Paparan tersebut membuka wawasan baru bagi para anggota DPR Papua Tengah dan memicu diskusi interaktif yang sarat inspirasi.

Dengan berakhirnya Bimtek ini, diharapkan anggota DPR Papua Tengah dapat menerapkan hasil pembelajaran untuk memperkuat peran mereka dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah
Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029
PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan
Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah
Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah
PCNU Nabire Gelar Safari Ramadhan, Perkuat persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah
Berita ini 103 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:33

Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya, Aljono Bagau, A.Md.Sos Tegaskan Mekanisme Pengisian Jabatan Kepala Desa Harus Sesuai Peraturan Perundang-Undangan

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:50

Lomba Pandai 2026 Resmi Dibuka, DPW Papua Tengah Dukung Penuh Cerdas Cermat Pelajar Muslim di Nabire

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:50

Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:28

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:34

Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:34

PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:45

Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:18

Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah

Berita Terbaru