Intan Jaya, Papua Tengah papedanews.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Intan Jaya, Aljono Bagau, A.Md.Sos., membenarkan desakan aspirasi masyarakat yang diwakili para kepala suku terkait pentingnya pembangunan infrastruktur jalan penghubung Paniai–Intan Jaya. Aspirasi tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.
Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya yang membidangi Keuangan dan Ekonomi itu menegaskan bahwa percepatan pembangunan jalan Paniai–Intan Jaya harus menjadi prioritas utama pembangunan daerah tahun ini.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan tersebut disampaikan Aljono Bagau usai menerima aspirasi langsung dari Kepala Suku Kampung Emobugu Bilai, Distrik Homeyo, Amos Bagubau, yang menyuarakan kebutuhan mendesak masyarakat pedalaman terhadap akses transportasi yang layak.
Menurut Aljono, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten perlu membangun sinergi yang kuat dalam percepatan pembangunan infrastruktur demi kepentingan masyarakat di wilayah pedalaman. Ia menyebut masyarakat Intan Jaya masih mengalami kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan dasar akibat keterbatasan akses jalan.
“Infrastruktur transportasi adalah kunci membuka isolasi wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Aljono menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan pembangunan nyata, bukan sekadar janji. Jalan penghubung sangat penting agar warga dapat mengakses kebutuhan pokok, pendidikan, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi menuju ibu kota Kabupaten Intan Jaya, Paniai, hingga Nabire.
“Masyarakat membutuhkan pembangunan, bukan sekadar janji. Infrastruktur jalan sangat penting agar warga bisa mengakses kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi ke ibu kota kabupaten Intan Jaya, Paniai, bahkan ke Nabire,” kata Aljono, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan bahwa aspirasi tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Papua Tengah sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan jangka panjang demi masa depan generasi Intan Jaya.
Sebagai kader Partai Perindo, Aljono juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya yang telah melakukan audiensi dengan Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KPP Otsus) di Jakarta pada 4 Februari 2026. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan pembangunan wilayah pedalaman Papua Tengah.
Namun demikian, Aljono menilai hingga saat ini belum terlihat langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam merealisasikan janji politik terkait pembangunan infrastruktur di Intan Jaya.
“Kami melihat belum ada usaha konkret dari pihak Pemerintah Provinsi Papua Tengah terkait janji pembangunan kepada rakyat Intan Jaya. Rakyat masih menantikan kehadiran pembangunan yang nyata, bukan sekadar wacana,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah provinsi memberikan perhatian serius terhadap pembangunan jalan Paniai–Intan Jaya sebagai program strategis daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.



























