Amankan Potensi Aksi Demo 1–5 September, Kapolres Nabire !! Tindak Tegas demo anarkis perintah Kapolri jelas

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Polres Nabire menggelar apel persiapan pengamanan harkamtibmas jelang potensi aksi unjuk rasa yang diperkirakan berlangsung pada 1–5 September 2025.

 

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu di Mapolres, Minggu (32/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk mencegah kericuhan serupa yang terjadi di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Sorong, dan Manokwari.

 

“Kita semua berdoa dan berusaha agar hal-hal yang terjadi di luar sana tidak perlu terjadi di Kabupaten Nabire yang kita cintai ini,” ujar AKBP Samuel.

 

Kapolres menjelaskan, terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian kepolisian:

Seruan aksi demo 1 September terkait tuntutan pembebasan empat tahanan di Sorong.

Isu Papua Merdeka (Free West Papua).Aktivitas kelompok mahasiswa Cipayun Plus.

Menurutnya, dinamika lapangan harus diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi aksi anarkis.Polres Nabire menyiapkan tiga jenis sistem pengamanan (Sispam), yakni:

Sispam Kota → menjaga titik-titik strategis dan jalur masuk Nabire.

Sispam Mako → pengamanan markas TNI-Polri serta kantor pemerintahan.

Sispam Asrama → pengamanan asrama aparat dan keluarga.

“Kenapa kita siapkan tiga skema ini? Karena di lapangan seringkali ada penyusup yang memanfaatkan aksi demo untuk melakukan pengrusakan bahkan pembakaran,” tegas Kapolres.

Baca Juga:  Tak butuh waktu lama , polres nabire berhasil ungkap kasus curanmor

Selain itu, pasukan patroli gabungan TNI-Polri juga disiapkan untuk mengantisipasi pergeseran massa di beberapa titik.

800 Personel Disiagakan

AKBP Samuel mengungkapkan, Polres Nabire akan mengerahkan hingga 800 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan dukungan personel dari tingkat provinsi.

“Kita lebih baik menyiapkan pasukan secara maksimal daripada terlambat mengantisipasi di lapangan. Saya akan turun langsung untuk memastikan tahapan pengamanan berjalan sesuai prosedur,” katanya.

Kapolres menekankan bahwa aparat akan bertindak tegas dan terukur bila aksi berubah menjadi anarkis dan membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Papua Tengah, Sekda, Danrem, Kapolda, Kabinda, dan tokoh masyarakat, disepakati bahwa pemerintah mendukung penuh langkah pengamanan Polres Nabire.

“Intinya, bagaimana kita menyiapkan pengamanan agar hal-hal yang terjadi di kota lain tidak boleh terjadi di Nabire,” tegas Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah menjamin aktivitas masyarakat, perkantoran, dan pendidikan tetap berjalan normal selama periode 1–5 September.

Di akhir arahannya, Kapolres mengingatkan personel agar selalu menjaga sikap di lapangan serta bertindak sesuai aturan.

“Jaga kata-katamu, jaga tanganmu, jaga langkahmu, dan jaga hatimu. Kita berharap semua pihak tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Mari bersama menjaga Nabire agar tetap aman,” pungkasnya

Berita Terkait

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?
BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay
Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman
Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga
PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI
Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua
DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih
Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Berita ini 226 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:55

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15

BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25

Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Berita Terbaru