Agus N karubuy Pertanyakan Penahanan Gaji dan Proses Mutasi yang Dinilai Tidak Transparan

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Agus N. Karubuy. menyampaikan keluhannya terkait penahanan gaji selama tahun 2024 hingga 2025 serta proses mutasi jabatan yang dinilainya tidak sesuai prosedur. Hal ini diungkapkannya usai mendatangi bagian keuangan Kabupaten Nabire untuk meminta penjelasan, Selasa 2 Desember 2025

 

Menurut Norton, persoalan bermula ketika gaji selama enam bulan pada 2024 ditahan, sehingga ia melakukan pelaporan ke Satreskrim Polres Nabire. Perkara tersebut difasilitasi melalui gelar perkara yang menghadirkan Kepala Keuangan, Kepala Distrik Siriwo, dan Kepala Distrik Napan, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dalam pertemuan itu disepakati bahwa gaji akan dibayarkan pada 25 November 2024. Tetapi realisasinya baru dibayarkan pada 2025, itu pun hanya empat bulan dari enam bulan hak kami,” jelas Norton Karumbuy.

 

Ia menerangkan bahwa gaji bulan Oktober–November 2024 belum dibayarkan hingga kini, meskipun laporan polisi sudah dicabut atas arahan pihak kepolisian dengan komitmen bahwa ia akan difasilitasi untuk bertemu Bupati membahas dua bulan gaji yang tertahan.

 

Namun, setelah pencabutan laporan tersebut, Norton justru menerima SK Mutasi dari Distrik Siriwo ke Distrik Menau. Ia mengaku sempat menerima gaji langsung dari Kepala Distrik Menau sambil menunggu kepastian keberangkatan ke lokasi tugas.

Baca Juga:  PCNU Kabupaten Nabire Bentuk Panitia untuk Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU

 

“Pak Distrik menyampaikan bahwa kami harus menunggu transportasi udara karena Menau hanya bisa dijangkau dengan helikopter. Tapi sampai hari ini tidak pernah ada koordinasi lagi,” ungkapnya.

 

Persoalan kemudian berlanjut pada 2025. Norton menyebut gaji bulan Oktober–November 2025 juga ditahan dengan alasan tidak melaksanakan tugas, padahal tidak ada tindak lanjut penempatan dari pihak distrik. Bahkan, informasi terbaru menunjukkan namanya sudah tidak tercantum lagi dalam daftar gaji Distrik Menau untuk Desember 2025.

 

Karena itu, Norton mendatangi kantor keuangan daerah untuk meminta penjelasan dan dasar hukum penahanan gaji tersebut. Namun Kepala Keuangan tidak berada di tempat karena sedang berada di luar daerah, sementara pejabat pelaksana tugas tidak dapat memberikan jawaban.

 

“Sebelum ke keuangan, kami sudah menghadap Inspektur Kabupaten. Setelah dari keuangan, kami kembali lagi ke Pak sekda Kami hanya ingin tahu dasar hukumnya apa sampai gaji bisa ditahan seperti ini,” tegas Norton.

 

Ia berharap pemerintah daerah memberikan klarifikasi resmi serta memastikan hak-hak pegawai dipenuhi sesuai ketentuan.

 

 

Hingga berita ini di tulis awak media masih berusaha meminta konfirmasi dari dinas terkait

Berita Terkait

Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
DPR Papua Tengah Nilai Pengamanan Aksi di Nabire Sangat Baik , Kapolres Nabire patut di jadikan contoh bagi Kapolres lain
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:55

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15

BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25

Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Berita Terbaru