ADA APA !! Penerima Bansos Keluhkan Penolakan di Kantor Pos Karena “Beda NIK” Tanpa Penjelasan

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 13:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Sejumlah warga Kelurahan Seri mengeluhkan penolakan pencairan bantuan sosial (bansos) di Kantor Pos dengan alasan “beda NIK”, tanpa penjelasan rinci dari petugas. Salah satu warga, Laumar, mengaku telah menunggu berjam-jam namun pulang tanpa hasil.

 

Laumar menjelaskan, ia datang sejak pukul 08.30 WIT dan baru pulang sekitar pukul 14.00 WIT. Meski begitu, bantuan yang seharusnya diterima tidak dapat dicairkan. “Om menunggu dari jam setengah sembilan sampai jam dua. Lima jam menunggu tapi hasilnya nol,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, petugas hanya menyampaikan alasan “beda NIK”, namun tidak menunjukkan letak perbedaan atau kesalahan datanya.

 

“Dibilang saja beda NIK. Saya tidak tahu beda NIK itu di bagian mana, umurnya atau datanya bagaimana. Hanya dibilang beda NIK, itu saja. Kita orang kan mau tahu salahnya di mana,” katanya.

Baca Juga:  INI Cara Bijak Menyikapinya, Anak nakal Atau anak aktif

 

Ia juga menanyakan apakah data miliknya sempat diperlihatkan oleh pihak Kantor Pos.

 

“Tidak ditunjukkan. Jadi saya tidak tahu apa yang harus diperbaiki. Kalau ditunjukkan, saya bisa konfirmasi kembali ke Dukcapil,” tambahnya.

 

Laumar menyebut kejadian serupa dialami sekitar 10 warga lainnya di kelurahan tersebut. Semuanya menerima alasan yang sama tanpa bukti data.

 

Ia berharap ada transparansi dari pihak penyalur bansos agar warga dapat melakukan perbaikan data jika memang terdapat perbedaan.

 

“Harapan saya ke depan, kalau memang ada beda NIK, ditunjukkan. Biar kita bisa perbaiki. Kalau tidak ditunjukkan begitu, kita orang tidak bisa mengerti apa salahnya,” ujarnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan konfirmasi mengenai alasan penolakan pencairan bansos tersebut.

Berita Terkait

Kerukunan suku Nayak gelar bakti sosial perkuat struktur organisasi adat dan memperkokoh hubungan sosial
Ketua HIPMI Papua Tengah Apresiasi Program Pendidikan Gratis: “Langkah Nyata Mewujudkan Generasi Emas Papua Tengah”
Anggota DPRK Robi Douw Apresiasi kinerja Kapolres Nabire serta seluruh jajaran kepolisian resor Nabire
Polres nabire ungkap kasus pencurian motor, Empat pelaku di Ringkus lima belas motor Di Amankan
Piluhnya Tragedi Kemanusiaan: Hamba Tuhan Yulianus Pugiye Dibakar Hidup-Hidup di Tanah Kamoro.
Belum ada ganti rugi, pemilik hak Ulayat palang pekerjaan jalan utama menuju kantor gubernur Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Apresiasi Kinerja Polres Nabire Jaga Keamanan Jelang Natal
Dua Bulan Hilang, Motor Warga Nabire Berhasil Ditemukan Polres Nabire
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:24

Momentum Hari Anti Korupsi Sedunia, Polres Nabire Tuntaskan Kasus Korupsi PLTS Distrik Moora: Negara Rugi Rp 785 Juta

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:56

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Ditetapkan Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:06

PCNU Nabire Siap Gelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU Angkatan Pertama

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:26

Penyaluran Beras SPHP-FIS Diluncurkan Serentak di Polda Papua Tengah

Senin, 8 Desember 2025 - 06:21

Tokoh Pemuda Mamberamo, Simeon Yadeu, Imbau Warga Waroki Jaga Kondusifitas Menjelang Natal dan Tahun Baru

Senin, 8 Desember 2025 - 06:08

Ucapan terimakasih kepala suku Dani atas bantuan usaha ternak babi dari presiden Prabowo

Senin, 8 Desember 2025 - 05:51

Tokoh Pemuda Memberamu menyambut naik bantuan dari pemerintahan pusat, ucapan terimakasih

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:15

PKS Nabire Beri Tali Asih Sembako, Wujud Solidaritas kepada Yayasan Difabel Papua Tengah

Berita Terbaru