POLRES NABIRE RINGKUS SINDIKAT CURANMOR MODUS GUNTING GEMBOK; SATU PELAKU MERUPAKAN BURONAN LAPAS

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire yang dibantu Unit Dalmas Sat Samapta berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah yang selama ini meresahkan masyarakat.

 

Dalam operasi yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, petugas mengamankan empat orang pelaku beserta sejumlah barang bukti kendaraan hasil curian dan senjata tajam.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Empat terduga pelaku yang berhasil diamankan, masing-masing:

AD alias ND (22), diamankan di wilayah Karang Barat,  YN (18), diketahui merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan yang kabur dari Lapas Kelas IIB Nabire, dengan kasus sebelumnya curas.

 

MD alias PN (28), diamankan di Jalan Jayanti, merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang bebas pada tahun 2024, AP (22), diamankan di Jalan Jayanti.

 

Pengungkapan kasus ini berawal dari dua laporan polisi, yakni:

LP/B/474/XII/2025, terkait kejadian pada 13 Desember 2025 di Jalan Jenderal Sudirman, LP/B/24/I/2026, terkait kejadian pada 9 Januari 2026 di Jalan Palu, Nabire.

 

Pada pukul 05.00 WIT, saat tim melakukan patroli rutin, petugas menerima laporan masyarakat terkait pencurian sepeda motor di Homestay Jefita.

 

Tim kemudian melakukan pengejaran terhadap seorang pria berinisial AD yang mengendarai sepeda motor sesuai ciri-ciri milik korban ke arah Karang Barat,  Sekitar pukul 06.00 WIT, petugas berhasil mengamankan AD beserta satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah.

 

Dari hasil interogasi awal, diketahui bahwa kendaraan tersebut dititipkan oleh YN dan MD, yang bersembunyi di sebuah rumah kos di Jalan Jayanti, Kelurahan Bumiwonorejo.

 

Pada pukul 10.00 WIT, saat dilakukan penggerebekan di lokasi tersebut, para pelaku melakukan perlawanan aktif terhadap petugas dengan menggunakan senjata tajam berupa parang, yang membahayakan keselamatan anggota kepolisian dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Wagub Deinas Geley Ajak Bupati se-Papua Tengah Fokus Atasi Masalah Gizi”

 

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sebagai bentuk pembelaan diri untuk melumpuhkan pelaku serta memastikan keselamatan jiwa petugas dan warga di sekitar lokasi kejadian.

 

Selanjutnya, para tersangka dibawa ke RSUD Nabire untuk mendapatkan penanganan medis sebelum diamankan di Mako Polres Nabire.

 

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas mengamankan barang bukti berupa: Kendaraan Bermotor.

 

1 unit Yamaha Mio 125 warna merah (PT 6253 AP), 1 unit Honda Beat warna hitam, 1 unit Honda Beat Street warna coklat

Peralatan dan Senjata: 3 buah gunting baja (alat pemotong gembok), 3 buah parang, 2 buah linggis kecil, 2 buah obeng, 1 buah martil

 

Para tersangka dijerat dengan ketentuan KUHP Baru (UU Nomor 1 Tahun 2023), yakni:

 

Pasal 477 ayat (1) huruf c, d, dan e, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Pasal 491, tentang penadahan, Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, terkait kepemilikan senjata tajam, Pasal 282 ayat (1), tentang perlawanan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas sah.

 

Polres Nabire akan melakukan langkah-langkah lanjutan berupa:

Pemeriksaan dan penyidikan intensif untuk mendalami peran masing-masing tersangka.

 

Koordinasi dengan Lapas Kelas IIB Nabire terkait status tersangka YN sebagai narapidana yang melarikan diri.

Pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan TKP lain dengan modus serupa.

 

Penyelesaian administrasi penyidikan untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Nabire. Polres Nabire mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor.

 

Bagi warga yang merasa kehilangan kendaraan, dipersilakan melapor ke Polres Nabire dengan membawa dokumen kepemilikan yang sah.

Berita Terkait

PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI
Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua
DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih
Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Berita ini 311 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:55

PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:13

Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar

Berita Terbaru