Yahukimo Papedanews.com Kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ke Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, terganggu akibat aksi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Distrik Dekai.
Menurut siaran pers resmi Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Rabu (14/1/2026), kontak senjata antara pasukan TPNPB dan aparat militer Indonesia masih berlangsung hingga sore dini hari.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Brigjen Elkius Kobak, Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, menyatakan kepada media, “Pasukan kami masih siaga di pusat Kota Dekai dan siap menghadang kedatangan Wapres. Seluruh agenda kunjungan kerja di daerah ini terganggu.”
Sementara itu, Mayor Kopitua Heluka, Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, menambahkan, “Operasi militer diarahkan terhadap pesawat yang memasuki wilayah Dekai. Kontak senjata intens terjadi di beberapa titik strategis kota.”
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menyampaikan peringatan kepada masyarakat Papua agar tidak menyerahkan tanah adat untuk proyek pemerintah pusat. Pernyataan ini menegaskan sikap TPNPB terkait kebijakan negara terhadap Papua.
Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).
Hingga berita ini diturunkan, kunjungan Wapres ke Yahukimo masih tertunda, dan pemerintah pusat maupun aparat militer Indonesia belum memberikan komentar resmi terkait situasi terbaru di Kota Dekai.



























