Baku tembak terus terjadi, wapres batalkan kunjungan kerja di Yahukimo

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahukimo Papedanews.com Kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ke Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, terganggu akibat aksi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Distrik Dekai.

 

Menurut siaran pers resmi Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Rabu (14/1/2026), kontak senjata antara pasukan TPNPB dan aparat militer Indonesia masih berlangsung hingga sore dini hari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Brigjen Elkius Kobak, Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, menyatakan kepada media, “Pasukan kami masih siaga di pusat Kota Dekai dan siap menghadang kedatangan Wapres. Seluruh agenda kunjungan kerja di daerah ini terganggu.”

 

Sementara itu, Mayor Kopitua Heluka, Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, menambahkan, “Operasi militer diarahkan terhadap pesawat yang memasuki wilayah Dekai. Kontak senjata intens terjadi di beberapa titik strategis kota.”

Baca Juga:  Pelantikan DPRP Papua Tengah, Wagub: Sumpah/Janji Adalah Tanggung Jawab Mulia

 

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menyampaikan peringatan kepada masyarakat Papua agar tidak menyerahkan tanah adat untuk proyek pemerintah pusat. Pernyataan ini menegaskan sikap TPNPB terkait kebijakan negara terhadap Papua.

 

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

 

Hingga berita ini diturunkan, kunjungan Wapres ke Yahukimo masih tertunda, dan pemerintah pusat maupun aparat militer Indonesia belum memberikan komentar resmi terkait situasi terbaru di Kota Dekai. 

Berita Terkait

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 06:52

Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:33

Pernyataan Korwil BGN Tuai Sorotan, Mitra SPPG 01 Seriwini Bantah Keras dan Ungkap Fakta Lapangan

Berita Terbaru