Polri Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 07:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turut ambil bagian dalam program nasional penanaman jagung serentak yang dicanangkan oleh Presiden sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang melibatkan seluruh lembaga dan kementerian, termasuk Polri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Bapak Presiden. Mulai dari tingkat pusat hingga jajaran di daerah, seluruh anggota Polri diperintahkan untuk ikut berpartisipasi,” jelas Brigjen Papare.

 

Dalam kegiatan yang berlangsung di Nabire tersebut, jajaran Polri turut melaksanakan penanaman bibit jagung di lahan seluas satu hektare. Menurut Brigjen Papare, program ini akan terus berlanjut dengan target tambahan empat hektare lahan lagi hingga akhir kuartal empat tahun ini.

Baca Juga:  Bentuk kepedulian, kapolres Nabire Donorkan darah dan beri santunan dana kepada korban pembacokan

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan penanaman jagung serentak secara nasional. Di Papua Tengah, khususnya di Nabire, kita baru menanam satu hektare, dan ke depan akan ditambah hingga total lima hektare,” ujarnya.

Terkait harapan ke depan, Brigjen Papare menegaskan bahwa Polri sejalan dengan visi Presiden untuk menciptakan suasana panen yang melimpah dan berkelanjutan, khususnya untuk komoditas jagung.

“Harapan kita sama dengan Bapak Presiden, yaitu agar panen jagung dapat melimpah. Di Nabire sendiri memiliki potensi besar. Apalagi di sini ada Bulog yang juga bertanggung jawab menampung hasil panen masyarakat, khususnya petani jagung,” tambahnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah Kabupaten Nabire yang turut berperan aktif dalam menyukseskan penanaman jagung serentak ini. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Berita Terkait

DPRK intan jaya meminta pihak dukcapil intan jaya segera mengatasi 40 pelajar yang mengalami kesulitan dalam sistem perekaman KTP dan KK
Dukung Program Gubernur, Dinkes Papua Tengah Gelar OJT di Paniai
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Meki Nawipa Undang Persipura ke Nabire Usai Gagal Promosi, Ini Alasannya
DPR Papua Tengah Nilai Pengamanan Aksi di Nabire Sangat Baik , Kapolres Nabire patut di jadikan contoh bagi Kapolres lain
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru