Polres Nabire gelar Doa Lintas agama , ajak masyarakat jaga persatuan dan kedamaian Di Nabire

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 06:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Dalam rangka menjaga kondusifitas dan memperkuat persaudaraan lintas umat beragama, Polres Nabire menggelar Doa Bersama dan Doa Lintas Agama di Aula Wicaksana Lagawa, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan TNI-Polri, serta pemerintah daerah.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan, persatuan, dan kedamaian di Nabire, Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita di Kabupaten Nabire juga berdoa untuk situasi nasional, termasuk di Jakarta dan kota besar lainnya yang tengah dilanda aksi demo. Kita tidak bisa bekerja sendiri tanpa melibatkan Tuhan. Doa bersama ini kita lakukan agar diberi hikmat, kebijaksanaan, dan akal budi dalam menyikapi dinamika keamanan,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan, dinamika yang terjadi di Jakarta, Surabaya, Makassar, hingga Sorong menjadi perhatian bersama. Apalagi, ada seruan aksi unjuk rasa pada 1 September mendatang di berbagai wilayah Papua.

 

“Aksi demo memang dijamin undang-undang. Tetapi bila berujung anarkis, maka yang rugi adalah masyarakat sendiri. Oleh karena itu kita harus bijak, tidak mudah terprovokasi, dan selalu mengandalkan Tuhan,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, Polri dan TNI tidak bisa bekerja sendiri. Oleh sebab itu, sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat sangat penting. Ia juga meminta keterlibatan Satpol PP dalam upaya mitigasi potensi kerawanan, terutama di kawasan Pasar Karang dan titik-titik rawan lainnya.

Baca Juga:  Semarak HUT Ke-4 Papua Tengah, Pemprov Siapkan Tiga Hari Penuh Hiburan dan Pemberdayaan UMKM

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan adanya beberapa isu yang berkembang di masyarakat, termasuk potensi aksi miras yang bisa memicu keributan, serta aksi penggalangan dana yang patut diawasi agar tidak disalahgunakan.

 

“Kita semua tidak ingin ada pihak yang membuat Nabire kacau. Nabire sekarang sudah menjadi ibu kota provinsi, sehingga harus kita jaga bersama,” ucap AKBP Samuel Tatiratu.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, lurah, tokoh agama, hingga pemuda, untuk aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Kegiatan Doa Bersama dan Doa Lintas Agama ini berlangsung penuh khidmat. Perwakilan dari lima agama – Katolik, Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha – secara bergantian memanjatkan doa untuk kedamaian bangsa, khususnya Papua Tengah.

Doa yang dipimpin bergantian ini menjadi simbol kuat persatuan, kebersamaan, dan komitmen masyarakat Nabire untuk menjaga kedamaian di tengah perbedaan.

Kapolres Nabire menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga persatuan.

“Mari kita bersatu menjaga Nabire agar tetap aman, damai, dan kondusif. Jangan biarkan ada pihak lain yang ingin membuat kekacauan. Doa lintas agama ini menjadi wujud nyata bahwa kita semua bersaudara,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang diikuti seluruh hadirin, menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan harapan agar Papua Tengah terus menjadi tanah yang damai, bersatu, dan diberkati Tuhan.

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 66 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru