Nabire, Papedanews.com-
Deiyai Papua Tengah papedanews.com Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, memimpin pertemuan darurat bersama tiga kepala daerah, yaitu Bupati Dogiyai, Bupati Deiyai, dan Bupati Paniai, di Enarotali, Rabu (20/8). Pertemuan yang berlangsung singkat selama 27 menit ini difokuskan untuk mencari solusi atas terputusnya ruas jalan Nabire–Paniai di kilometer 139 akibat longsor.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Wagub menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh tinggal diam. Putusnya jalan utama bukan hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak serius pada distribusi logistik, khususnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menjadi penopang utama aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari warga.
“Ketika jalan terputus, listrik padam, ekonomi terganggu, maka pemerintah wajib hadir memberikan jawaban yang cepat dan nyata,” tegas Deinas Geley.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai langkah darurat, Pemprov Papua Tengah bersama pemerintah kabupaten menyepakati bahwa penyaluran BBM akan dialihkan melalui jalur udara. Pesawat akan digunakan untuk mengangkut pasokan dari Timika menuju Wagete, Deiyai, agar kebutuhan masyarakat di Dogiyai, Deiyai, dan Paniai tetap terpenuhi.
Skema distribusi ini akan berjalan selama 24 jam sehari selama satu bulan penuh, hingga proses perbaikan jalan selesai dan jalur transportasi kembali normal.
Wagub menambahkan, koordinasi erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa ditinggalkan. Pemprov hadir untuk menjaga roda ekonomi tetap bergerak, meski dalam kondisi sulit,” ujarnya.
Dengan langkah cepat ini, pemerintah berharap kestabilan sosial dan ekonomi di wilayah Meepago tetap terjaga, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
[ Papedanews.com ]



























