STIKES Papua Sehat Nabire Gelar Tes Tertulis untuk Calon Mahasiswa Angkatan Pertama

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 11:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Dalam semangat mencetak generasi tenaga kesehatan yang unggul dan berdaya saing, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua Sehat Nabire hari ini menyelenggarakan tes tertulis bagi para calon mahasiswa angkatan pertama. Se banyak 60 peserta hadir mengikuti ujian, dari total hampir 70 calon yang telah mendaftar melalui dua gelombang penerimaan.

“Yang ikut hari ini sekitar 60-an. Sisanya masih berada di daerah masing-masing, sehingga kami akan membuka tes susulan dalam 1–2 hari ke depan,” ungkap Dr. Kornelis Pakage, S.KM., M.Kes., Ketua STIKES Papua Sehat Nabire.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tes dilakukan dalam dua sesi, dan bagi calon mahasiswa gelombang ketiga, masih ada kesempatan dalam seminggu ke depan sebelum penutupan pendaftaran. Mereka yang belum sempat ikut ujian akan digabungkan dalam sesi tes susulan berikutnya.

Tujuh Dosen Tetap Telah Siap, STIKES Papua Sehat Tawarkan Tujuh Peminatan

Dr. Kornelis menjelaskan bahwa saat ini STIKES Papua Sehat telah memiliki tujuh dosen tetap yang telah lolos verifikasi di tingkat DIKTI, seluruhnya berlatar belakang pendidikan yang linier di bidang kesehatan masyarakat. Selain itu, STIKES juga menerima dosen luar biasa untuk mengampu mata kuliah umum seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Adapun program studi yang ditawarkan adalah S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan tujuh peminatan, antara lain:

1. Promosi Kesehatan Masyarakat

2. Kesehatan Lingkungan

3. Manajemen Pelayanan Kesehatan

4. Epidemiologi

5. Analisis Kebijakan Kesehatan

6. Administrasi dan Kebijakan Kesehatan

7. Biostatistik Kesehatan

“Meski ada tujuh peminatan, gelar yang diperoleh tetap satu, yaitu Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM),” jelasnya.

OSPEC dan Kuliah Umum Menjadi Tahapan Berikutnya

Setelah melewati proses seleksi tertulis dan wawancara, mahasiswa yang lolos akan mengikuti OSPEC (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus) yang akan dilaksanakan satu minggu ke depan. Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan kuliah umum, sebelum masuk ke tahapan perkuliahan sesuai kalender akademik yang telah disiapkan.

Baca Juga:  Suara Tawa Dan Haru Membahana di Halal Bihalal Difabel Nabire

 

 

STIKES Papua Sehat: Lahir dari Gerakan Kemanusiaan untuk Papua

 

STIKES Papua Sehat merupakan institusi pendidikan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Gerakan Papua Sehat, sebuah lembaga sosial yang telah lama bergerak di bidang kesehatan masyarakat Papua.

 

“STIKES ini merupakan hasil dari proses panjang selama dua tahun, dan satu minggu lalu kami telah menerima langsung SK operasional dari Kepala LLDIKTI di Aula RRI Nabire,” tutur Dr. Kornelis dengan penuh syukur.

 

Mengenai akreditasi, pihak kampus telah menyelesaikan tahap pertama, dan kini tengah mempersiapkan tahap kedua dan ketiga, sebagai bagian dari proses berjenjang yang wajib dilalui oleh perguruan tinggi baru.

Harapan: Siapkan Garda Depan Kesehatan Masyarakat Papua

Didorong oleh meningkatnya angka kematian bayi, penyebaran HIV/AIDS, dan kurangnya tenaga kesehatan di wilayah pedalaman Papua, kehadiran STIKES Papua Sehat menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga profesional di bidang kesehatan preventif.

“Kami ingin mencetak lulusan yang benar-benar siap terjun ke masyarakat, karena tenaga kesehatan masyarakat adalah garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit. Kalau ingin Papua sehat, maka pencegahan harus dimulai hari ini,” tegas Dr. Kornelis.

STIKES Papua Sehat hadir bukan hanya sebagai kampus, tapi sebagai gerakan perubahan kesehatan untuk Tanah Papua. Harapan besar menyertai setiap langkah awal para mahasiswa angkatan pertama yang kelak akan menjadi pionir-pionir kesehatan masyarakat yang berdedikasi dan profesional.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru