Kapolres Nabire Tegaskan Aksi Long March Tidak Diizinkan, polres Nabire sudah Fasilitasi Truk untuk Massa Aksi

- Penulis

Senin, 7 April 2025 - 03:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papedanews.com-
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.IK menegaskan bahwa aksi unjuk rasa terkait tuntutan penutupan PT. Freeport Indonesia tetap diperbolehkan, namun dengan syarat tidak dilakukan dalam bentuk long march. Hal tersebut disampaikannya langsung kepada massa aksi yang berkumpul pada pagi hari ini, 7 April 2025.

Dalam pernyataannya, Kapolres menyampaikan bahwa aparat TNI dan Polri yang bertugas di lapangan bukanlah musuh masyarakat. Mereka hadir untuk mengamankan seluruh kegiatan masyarakat, termasuk demonstrasi, demi menjaga ketertiban umum.“Kami dari TNI-Polri, dalam hal ini Polres Nabire bersama jajaran Kodim dan Batalion C Pelopor, bertugas untuk mengamankan kegiatan masyarakat. Kami tidak melarang aksi demo, tetapi yang tidak kami izinkan adalah aksi long march,” tegasnya.

“Kapolres menjelaskan bahwa penggunaan badan jalan secara massal dinilai dapat mengganggu ketertiban umum serta berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, termasuk masyarakat yang melintas dari wilayah Kabupaten Dogiyai, Deiyai, dan Paniai.”

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendukung penyampaian aspirasi, Polres Nabire telah menyiapkan kendaraan truk yang bisa digunakan massa aksi menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga:  Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

“Silakan gunakan truk yang telah kami fasilitasi. Tujuan anda adalah menyampaikan aspirasi di kantor DPRP, bukan menciptakan kemacetan atau benturan dengan aparat dan masyarakat,” ujarnya.

“Kapolres juga menginformasikan bahwa seluruh aktivitas perkantoran, termasuk kantor DPRP, masih libur hingga hari ini. Keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pihak kepolisian dengan lembaga terkait guna menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya aksi.”

Ia menambahkan bahwa tembakan peringatan ke udara dengan gas air mata sempat dilakukan untuk membubarkan massa yang tetap memaksakan diri melakukan long march dan tidak mematuhi arahan petugas.

“Demo harus dilakukan secara cerdas dan bermartabat, bukan dengan cara yang mengganggu ketertiban umum. Kami akan bertanggung jawab atas keamanan anda selama mengikuti arahan yang berlaku,” kata AKBP Samuel mengakhiri pernyataannya.

Pihak kepolisian kembali mengimbau agar peserta aksi mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif.
(papedanews )

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru