PAPEDANEWS SOROT DUGAAN KETERLIBATAN WNA DI TAMBANG KM 74: SATGAS PKH DIMINTA TURUN DAN LAKUKAN PEMERIKSAAN!

- Penulis

Sabtu, 7 November 2026 - 06:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎NABIRE, PAPUA TENGAH PAPEDANEWS.COM Informasi mengenai aktivitas pertambangan emas berskala besar di kawasan Kilometer 74 (KM 74), termasuk dugaan keterlibatan warga negara asing (WNA), menjadi perhatian serius Media Papedanews.
‎
‎Pimpinan Media Papedanews, Muhamad Irpan, secara tegas meminta Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) untuk segera turun langsung ke lokasi guna melakukan pemeriksaan menyeluruh, khususnya terhadap informasi keberadaan dan dugaan keterlibatan WNA dalam aktivitas pertambangan tersebut.
‎
‎Menurut Irpan, keberadaan WNA dalam kegiatan pertambangan di wilayah Papua Tengah perlu mendapatkan perhatian khusus dari instansi berwenang. Bukan untuk mendiskriminasi warga negara asing, melainkan untuk memastikan bahwa setiap orang yang melakukan kegiatan di wilayah Indonesia wajib tunduk pada hukum dan peraturan yang berlaku.
‎
‎Pertanyaan mendasar yang harus dijawab adalah: siapa WNA yang diduga berada di lokasi tersebut, apa perannya dalam aktivitas pertambangan, apakah memiliki dokumen keimigrasian yang sah, dan apakah kegiatan yang dilakukan sesuai dengan izin serta ketentuan ketenagakerjaan di Indonesia?
‎

Screenshot

‎”Jangan sampai kekayaan alam Papua Tengah dikelola oleh pihak-pihak yang status hukum dan aktivitasnya tidak jelas. Jika benar terdapat WNA yang terlibat dalam kegiatan pertambangan skala besar di KM 74, maka instansi terkait harus segera melakukan pemeriksaan. Kami meminta kejelasan, bukan pembiaran,” tegas Irpan.
‎
‎Ia juga mempertanyakan pengawasan terhadap tenaga kerja asing dan aktivitas investasi di wilayah Papua Tengah. Apakah seluruh pihak asing yang terlibat telah memenuhi ketentuan keimigrasian, ketenagakerjaan, dan perizinan usaha pertambangan?
‎
‎Papedanews menantang Satgas PKH bersama Polda Papua Tengah, Imigrasi, serta instansi pertambangan untuk membuktikan keseriusan pengawasan di lapangan.
‎
‎Irpan menegaskan, jangan sampai masyarakat lokal hanya menjadi penonton di atas tanah dan kekayaan alamnya sendiri, sementara pihak-pihak yang memiliki modal dan kemampuan besar justru tidak mendapatkan pengawasan yang transparan.
‎
‎”Kalau masyarakat kecil bisa diperiksa dan ditertibkan, maka aktivitas pertambangan skala besar yang diduga melibatkan WNA juga harus diperiksa. Hukum Indonesia berlaku bagi siapa pun yang berada dan melakukan kegiatan di wilayah Indonesia. Tidak boleh ada perlakuan istimewa hanya karena seseorang memiliki modal besar atau berasal dari luar negeri,” ujarnya.
‎
‎Papedanews meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka mengenai legalitas aktivitas tambang KM 74 serta hasil pemeriksaan terhadap informasi dugaan keterlibatan WNA tersebut.
‎
‎PAPEDANEWS MENEGASKAN: KEKAYAAN ALAM PAPUA TENGAH HARUS MEMBERIKAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT LOKAL, BUKAN MENJADI RUANG KEGIATAN YANG TIDAK JELAS LEGALITAS DAN PENGAWASANNYA.
‎
‎Papedanews tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Satgas PKH, pihak Imigrasi, pemerintah daerah, maupun pengelola pertambangan.

Baca Juga:  Ketua Panitia Imbau Masyarakat Ikut Sukseskan Festival Media ke-1 di Nabire

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

MUHAMAD IRPAN PIMPINAN MEDIA PAPEDANEWS UCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES ATAS TERPILIHNYA DEINAS GELEY SEBAGAI KETUA DEFINITIF PSSI PAPUA TENGAH
POLRES MIMIKA MUSNAHKAN SABU DAN GANJA SENILAI Rp520 JUTA, 28 TERSANGKA BERHASIL DICIDUK DALAM TIGA BULAN
Kapolres Nabire: Terduga Pelaku Tabrak Lari Berhasil Diamankan, Situasi Terkendali
ADA APA DENGAN PENEGAKAN HUKUM DI PAPUA TENGAH? TOGEL 303 DIDUGA MENJAMUR KEMBALI DI NABIRE, POLDA DIMINTA BERTINDAK TEGAS
KADIN Papua Tengah Dukung Festival Kopi, Dorong UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Lokal
Sambangi Kampung Harapan, Polda Papua Tengah Salurkan Bantuan dan Bangun Kemitraan dengan Pemuda
DINKES PROVINSI PAPUA TENGAH GELAR WORKSHOP PENINGKATAN MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT DAN OPTIMALISASI PELAPORAN ONLINE TAHUN 2026
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:39

PAPEDANEWS SOROT DUGAAN KETERLIBATAN WNA DI TAMBANG KM 74: SATGAS PKH DIMINTA TURUN DAN LAKUKAN PEMERIKSAAN!

Jumat, 6 November 2026 - 12:48

MUHAMAD IRPAN PIMPINAN MEDIA PAPEDANEWS UCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES ATAS TERPILIHNYA DEINAS GELEY SEBAGAI KETUA DEFINITIF PSSI PAPUA TENGAH

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:19

POLRES MIMIKA MUSNAHKAN SABU DAN GANJA SENILAI Rp520 JUTA, 28 TERSANGKA BERHASIL DICIDUK DALAM TIGA BULAN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:23

Kapolres Nabire: Terduga Pelaku Tabrak Lari Berhasil Diamankan, Situasi Terkendali

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:30

ADA APA DENGAN PENEGAKAN HUKUM DI PAPUA TENGAH? TOGEL 303 DIDUGA MENJAMUR KEMBALI DI NABIRE, POLDA DIMINTA BERTINDAK TEGAS

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:19

Sambangi Kampung Harapan, Polda Papua Tengah Salurkan Bantuan dan Bangun Kemitraan dengan Pemuda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:50

DINKES PROVINSI PAPUA TENGAH GELAR WORKSHOP PENINGKATAN MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT DAN OPTIMALISASI PELAPORAN ONLINE TAHUN 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:32

Berita Terbaru