Kapolres Nabire: Kericuhan di Acara Syukuran Bupati Puncak Berhasil Diselesaikan Secara Damai

- Penulis

Rabu, 26 Maret 2025 - 20:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah, Papedanews.com- Acara ibadah syukuran dalam rangka pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Puncak yang digelar pada Rabu (26/3) sempat diwarnai kericuhan. Insiden terjadi setelah sekelompok pemuda dalam kondisi mabuk mengganggu jalannya acara, yang kemudian memicu aksi saling lempar batu antara dua kelompok.

Berkat kesigapan aparat keamanan yang dibantu tokoh masyarakat dan pemerintah daerah, situasi berhasil dikendalikan. Perdamaian pun kembali terjalin di antara pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, menjelaskan bahwa kericuhan bermula ketika acara syukuran yang dihadiri sekitar 2.000 orang sedang berlangsung. Sekelompok pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras mulai bertindak tidak kondusif, yang kemudian memicu ketegangan dan berujung pada aksi saling lempar batu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menanggapi situasi tersebut, aparat gabungan dari Brimob, Polres, dan Polsek segera dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan memisahkan kelompok yang bertikai. Proses mediasi langsung dilakukan dengan melibatkan Penjabat PJ Bupati sebelumnya yang kini menjabat Sekda, Neno tabuni, serta perwakilan DPRP, DPRK, MRP, dan tokoh masyarakat lainnya.

Setelah dialog intensif, kesepakatan damai akhirnya tercapai pada pukul 18.30 WIT. Kedua kelompok yang sebelumnya berseteru duduk bersama di depan gereja, berjabat tangan, dan saling meminta maaf. Prosesi perdamaian dilanjutkan dengan pembagian daging babi hasil barapen sebagai simbol kebersamaan dan rekonsiliasi.

Baca Juga:  Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia Terima Kunjungan Wakil Ketua DPD RI Yorris Raweyai: Wujud Sinergi Serap Aspirasi Daerah Provinsi Papua Tengah

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada warga yang tidak terprovokasi serta kepada pemerintah daerah, DPRP, DPRK, MRP, dan seluruh tokoh masyarakat yang telah membantu menyelesaikan permasalahan ini dengan damai,” ujar kapolres.

Selain itu Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, menegaskan pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengamanan dan patroli guna mencegah insiden serupa di masa mendatang.

> “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan konflik. Kami akan terus hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tambah Kapolres.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendataan terhadap korban luka akibat lemparan batu serta kendaraan yang mengalami kerusakan, yang diperkirakan mencapai empat hingga lima unit. Pemerintah daerah telah menyatakan siap bertanggung jawab atas biaya perawatan korban dan perbaikan kendaraan yang terdampak.

Sebanyak 296 personel gabungan dari Brimob, Polres, Polsek, dan Babinsa telah dikerahkan untuk memastikan keamanan selama acara berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kabupaten Puncak telah kembali kondusif, dan masyarakat membubarkan diri dengan tertib.

Acara syukuran yang sempat diwarnai insiden akhirnya berakhir dengan damai, mencerminkan semangat persatuan dan rekonsiliasi di Kabupaten Puncak.
( papedanews )

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru