Gubernur Meki Nawipa: Papua Tengah Butuh Generasi Berkarakter, Bukan Sekadar Pintar Bermedia Sosial

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 12:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang unggul, berkarakter, dan berakhlak di tengah derasnya arus informasi digital yang dinilai mulai menggerus moral masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Meki saat meresmikan Pondok Pesantren Riyathul Qur’an sekaligus meluncurkan SMP dan SMA Riyathul Qur’an di Kabupaten Nabire, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Meki mengingatkan bahwa keberhasilan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ulangi lagi, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” tegas Meki.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis karena tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, spiritualitas, kedisiplinan, dan karakter generasi muda.

Ia juga menilai pembangunan rumah ibadah perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan agar mampu melahirkan masyarakat yang berilmu dan mandiri.

“Banyak orang membangun tempat ibadah dengan biaya besar, tetapi lupa bahwa tempat ibadah itu akan berjalan jika ada orang-orang yang berpendidikan dan memiliki pekerjaan yang baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Meki turut menyoroti dampak perkembangan media sosial yang dinilainya membawa tantangan besar terhadap pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, kemudahan menyebarkan informasi membuat siapa pun dapat menjadi penyampai berita tanpa memahami etika maupun tanggung jawab.

“Bangsa kita hari ini mulai kehilangan moral. Dengan media sosial, siapa saja bisa menjadi wartawan,” katanya.

Baca Juga:  KOHARUSEHAT Dibawa ke Forum Nasional, Papua Tengah Cari Terobosan Layanan Kesehatan 3T

Karena itu, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter agar generasi muda mampu menggunakan teknologi secara bijak sekaligus memiliki integritas yang kuat.

Meki menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Program beasiswa yang selama ini diberikan kepada siswa SMA dan SMK kini mulai diperluas hingga jenjang SMP.

Meski demikian, pemerintah belum dapat menyalurkan beasiswa bagi siswa sekolah dasar karena masih menghadapi persoalan validitas data peserta didik.

“Kita belum bisa memberikan beasiswa kepada siswa SD karena masih banyak data Dapodik yang tidak akurat. Pemerintah membutuhkan data yang benar,” jelasnya.

Ia berharap para santri Pondok Pesantren Riyathul Qur’an kelak menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran dan integritas, termasuk dalam penyajian data yang menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah.

Peresmian Pondok Pesantren Riyathul Qur’an beserta peluncuran SMP dan SMA Riyathul Qur’an menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berbasis keagamaan di Papua Tengah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap kehadiran lembaga pendidikan tersebut mampu melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, serta siap menjadi pemimpin masa depan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Riyathul Qur’an Nabire yang telah berinisiatif menghadirkan lembaga pendidikan berbasis keagamaan di wilayah ini,” pungkas Meki Nawipa. (*)

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru