Bukti Pilkada Kabupaten Nabire Diduga Memenuhi Unsur Kecurangan Terstruktur, Sistematis, Dan Masif (TSM)

- Penulis

Jumat, 29 November 2024 - 03:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-Nabire
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nabire kembali menjadi sorotan publik. Dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) mencuat dengan bukti-bukti yang mengarah pada pelanggaran serius terhadap prinsip demokrasi.kamis/28/11/2024.

Bukti-Bukti Dugaan Kecurangan TSM

1. PPS dan KPPS Sebagai Tim Sukses
Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), yang seharusnya netral, diduga terlibat langsung sebagai tim sukses salah satu kandidat, yakni petahana Mesak Magai. Indikasi ini ditemukan di hampir seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten Nabire.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Manipulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT)
DPT dilaporkan diacak tanpa dasar yang jelas, sehingga banyak pemilih yang kehilangan hak pilihnya. Selain itu, undangan untuk mencoblos tidak dibagikan secara merata, terutama kepada pendukung kandidat tertentu, yang berujung pada pengurangan jumlah suara lawan politik.

3. RT, RW, Kepala Desa, dan Distrik Sebagai Tim Sukses
Aparat pemerintahan di tingkat bawah, seperti Ketua RT, RW, Kepala Desa, bahkan Kepala Distrik, secara terbuka diduga menjadi bagian dari tim sukses petahana. Hal ini menciptakan tekanan kepada masyarakat untuk memilih kandidat tertentu.

4. Keterlibatan Kepala Dinas
Kepala dinas di berbagai sektor juga diduga terlibat sebagai tim sukses, memanfaatkan posisi mereka untuk mengarahkan dukungan melalui berbagai cara, termasuk penyalahgunaan fasilitas pemerintah.

Baca Juga:  AYOOO. Mengenal Sekolah INKLUSI MATAHARI Pertama Di Nabire Dan Satu Satunya Di Papua tengah

Analisis dan Implikasi Hukum

Kecurangan dengan pola seperti ini memenuhi unsur TSM berdasarkan definisi Undang-Undang Pemilu di Indonesia:

Terstruktur: Melibatkan perangkat pemerintahan, dari tingkat desa hingga kabupaten.

Sistematis: Dirancang secara matang dengan pola dan tujuan tertentu untuk memenangkan kandidat tertentu.

Masif: Terjadi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Nabire dan melibatkan banyak pihak.

Jika terbukti, hal ini dapat berujung pada pembatalan hasil pemilu di seluruh kabupaten atau pemungutan suara ulang secara menyeluruh, sebagaimana diatur dalam peraturan Mahkamah Konstitusi.

Rekomendasi Tindakan

1. Pelaporan Resmi ke Bawaslu
Pihak terkait harus segera melaporkan bukti-bukti ini ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan melampirkan dokumen, kesaksian, dan bukti fisik lainnya.

2. Investigasi Independen
Melibatkan pemantau pemilu independen untuk memastikan dugaan ini ditangani dengan objektif dan profesional.

3. Tindakan Hukum
Jika ditemukan pelanggaran pidana, pihak berwenang harus memproses secara hukum terhadap individu maupun kelompok yang terlibat.

4. PSU Menyeluruh
Dalam kondisi ini, pemungutan suara ulang di seluruh kabupaten bisa menjadi solusi untuk mengembalikan integritas Pilkada.

Masyarakat Nabire berharap agar proses demokrasi di wilayah ini dapat kembali bersih dan bebas dari intervensi. Kepercayaan publik harus dipulihkan melalui penanganan kasus ini dengan tegas dan transparan.
( Irpan )

Berita Terkait

Ketua Panitia Imbau Masyarakat Ikut Sukseskan Festival Media ke-1 di Nabire
Menjelang Tahun Baru 2026, Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas
Ini himbauan Kapolres Nabire, Pengalihan alur lalu lintas pada 31 Desember 2025
Perkuat Keamanan dan Sinergi Masyarakat Kepala Subsektor/Koordinator Suku Wate Bangun pos kamling
PCNU Kabupaten Nabire Bentuk Panitia untuk Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU
Kapolri Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026, Razia Digelar di Seluruh Daerah
Pemkab Nabire Terbitkan Himbauan Larangan Miras dan Operasional Kafe, Tidak indahkan himbauan ijin operasional di cabut
PT Telkomsel Salurkan Bantuan Tas dan Alat Tulis ke Yayasan Difabel
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15

Ketua Panitia Imbau Masyarakat Ikut Sukseskan Festival Media ke-1 di Nabire

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:58

Menjelang Tahun Baru 2026, Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:50

PCNU Nabire Gelar Majelis Rutin Perdana, Ajak Kader Bermuhasabah Menyongsong Tahun Baru 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:06

Polda Papua Tengah Amankan Anak Perempuan di bawah umur, di lokalisasi samabusa

Selasa, 30 Desember 2025 - 05:16

Ini himbauan Kapolres Nabire, Pengalihan alur lalu lintas pada 31 Desember 2025

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:36

PCNU Kabupaten Nabire Bentuk Panitia untuk Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:34

Papua Tengah Rayakan Natal Aman dan Tertib, ini kata Kapolda Papua Tengah

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:58

Kapolri Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026, Razia Digelar di Seluruh Daerah

Berita Terbaru