Pimpinan Redaksi PapedaNews Kritik Keras Pelayanan Sriwijaya Air Akibat Delay Beruntun

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta Papedanews.com Pimpinan Redaksi PapedaNews melayangkan kritik keras terhadap pelayanan maskapai Sriwijaya Air akibat keterlambatan (delay) penerbangan yang dinilai tidak profesional dan merugikan penumpang.

 

Penerbangan rute Jakarta – Makassar yang semula dijadwalkan berangkat pada pukul 22.10 WIB, justru baru diberangkatkan sekitar pukul 01.00 dini hari. Tidak hanya mengalami keterlambatan berjam-jam, rute penerbangan tersebut juga dialihkan tanpa kejelasan ke Timika – Jayapura.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di Jayapura, penumpang kembali harus menghadapi ketidakpastian.

 

Penerbangan lanjutan yang dijadwalkan berangkat pada pukul 12.30 WIT kembali mengalami delay lebih dari satu jam tanpa penjelasan yang transparan dari pihak maskapai.

 

Pimpinan Redaksi PapedaNews menilai, keterlambatan beruntun ini mencerminkan buruknya manajemen pelayanan Sriwijaya Air, khususnya dalam memberikan informasi yang jelas dan tanggung jawab kepada penumpang.

Baca Juga:  Memberi Bantuan Sembako , Sekda Dan DPRK Kabupaten Nabire kepada Korban Abrasi Waroki

 

“Delay bisa saja terjadi, tetapi yang tidak bisa diterima adalah ketiadaan komunikasi yang jujur dan solusi yang manusiawi. Penumpang dibiarkan menunggu tanpa kepastian,” tegasnya.

 

Selain itu ia menambahkan untung saya bukan pejabat kalau saya pejabat saya cabut ijin penerbangan nya di wilayah Papua Tengah khususnya Nabire.

 

Ia juga menekankan bahwa maskapai penerbangan memiliki kewajiban memberikan pelayanan sesuai standar keselamatan dan kenyamanan, termasuk kompensasi serta informasi yang terbuka sebagaimana diatur dalam regulasi penerbangan nasional.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Sriwijaya Air belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab delay beruntun dan pengalihan rute penerbangan tersebut.

Berita Terkait

Padukan Silaturahmi dan Konsolidasi, Ketua PCNU Nabire Safari Halal Bi Halal ke Dua Distrik
Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Praktik 303 di Paniai, Polisi Bungkam Saat Dikonfirmasi
Empat Oknum TNI Ditahan, Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS Kian Membesar
Rute Baru Batik Air Ambon–Nabire Mulai 23 April 2026, Akses Papua Tengah Kian Terbuka
Dari Lapangan ke Harapan, Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah
Kepala ESDM Papua Tengah Jelaskan Mekanisme Pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat
Ketua DPW PAN Papua tengah Apresiasi dan ucapakan selamat kepada wakil bupati Nduga periode 2026-2031
Warga Pertanyakan Kehadiran WNA Asal China di Pantai Labani, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Emas Wapoga
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:46

Padukan Silaturahmi dan Konsolidasi, Ketua PCNU Nabire Safari Halal Bi Halal ke Dua Distrik

Senin, 23 Maret 2026 - 14:38

Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Praktik 303 di Paniai, Polisi Bungkam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:04

Empat Oknum TNI Ditahan, Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS Kian Membesar

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:57

Rute Baru Batik Air Ambon–Nabire Mulai 23 April 2026, Akses Papua Tengah Kian Terbuka

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:05

Dari Lapangan ke Harapan, Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:37

Ketua DPW PAN Papua tengah Apresiasi dan ucapakan selamat kepada wakil bupati Nduga periode 2026-2031

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:03

Warga Pertanyakan Kehadiran WNA Asal China di Pantai Labani, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Emas Wapoga

Senin, 16 Maret 2026 - 13:40

Mempererat silahturahmi polres Nabire gelar buka bersama, ini kata Kapolres Nabire

Berita Terbaru