Kerukunan suku Nayak gelar bakti sosial perkuat struktur organisasi adat dan memperkokoh hubungan sosial

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Balai Kampung Sanoba, Kab. Nabire – Di bawah langit Nabire yang cerah, Kerukunan Suku Nayak/Jayawijaya di Kabupaten Nabire menyelenggarakan sebuah kegiatan bakti sosial yang sarat makna. Tak sekadar seremonial, acara ini menjadi momentum sakral yang mempertemukan nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, serta komitmen kolektif untuk menjaga Papua Tengah tetap aman dan damai.

 

Ratusan warga tampak berkumpul di lokasi kegiatan, menanti pembagian 100 paket sembako yang disediakan khusus untuk meringankan beban masyarakat. Namun lebih dari itu, kegiatan ini juga menghadirkan penyerahan barang inventaris kerukunan berupa 100 paket sembako, 5 kipas angin, 50 kursi stainless steel, 2 unit laptop, 2 unit printer, peralatan ATK, serta 1 unit speaker bluetooth. Hal ini menjadi sebuah langkah konkret untuk memperkuat struktur organisasi adat dan memperkokoh hubungan sosial masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya di Nabire.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan dimulai dengan doa adat yang tokoh agama dari Suku Nayak, menandai betapa pentingnya peran nilai-nilai lokal dalam setiap proses Piter Hubi, Kepala Suku Nayak menyampaikan bahwa program ini bukan hanya bentuk bantuan, tetapi juga ajakan untuk berjalan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan Papua Tengah dengan mendukung Program Strategis Nasional.

 

Dalam sambutan penuh wibawa dan kehangatan, Piter Hubi selaku Kepala Suku Nayak/Jayawijaya menyampaikan pesan mendalam yang menggugah seluruh hadirin:

 

“Hari ini bukan hanya tentang sembako. Hari ini tentang hati kita, tentang persaudaraan kita. Pemerintah Pusat telah datang membawa berkat, tetapi tugas menjaga kedamaian ada di tangan kita semua. Suku Nayak /Jayawijaya harus berdiri sebagai contoh bahwa Papua Tengah bisa aman, damai, dan hidup dalam kerukunan,”

Baca Juga:  Sosialisasi Kamtibmas Jelang 1 Desember, Tokoh Adat dan Warga Kampung Lani Nyatakan Dukungan terhadap Program Pemerintah

 

Bakti sosial ini menjadi bukti bahwa nilai persatuan masih hidup kuat dalam masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya. Dengan dukungan pemerintah, kepemimpinan adat yang solid, serta semangat gotong royong, masyarakat menunjukkan bahwa Papua Tengah dapat menjadi wilayah yang maju tanpa meninggalkan identitas dan kekayaan budaya.

 

Kegiatan sosial ini merupakan kegiatan yang ketiga kali, yang mana sebelumnya pernah dilaksanakan pada 21 dan 31 Oktober 2025, pengadaan bantuan inventaris kerukunan merupakan pengajuan sebelumnya, sehingga baru terealisasi pada kegiatan hari ini.

 

Piter Hubi selaku Kepala Suku Nayak/Jayawijaya menambahkan ucapan terimakasih kepada Presiden dan Pemerintah Pusat :

 

“Kita harus beterimkasih kepada presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Pusat, Kami merasa dihargai, didukung, dan diperhatikan. Bantuan ini akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat persatuan, membangun kerukunan, serta mendukung setiap program pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat.”

 

 

Yoan Asso, sekretaris kerukunan Suku Nayak/Jayawijaya menyampaikan:

 

“Kami berkomitmen, sebagai masyarakat adat, untuk terus berperan aktif menjaga Papua Tengah tetap aman, damai, dan bersatu. Semoga kerja sama ini menjadi langkah besar menuju masa depan yang lebih baik bagi seluruh tanah dan rakyat Papua. Terima kasih, Tuhan memberkati kita semua.”

 

Acara ditutup dengan, pembacaan doa kemudian dilanjutkan pesan bersama:kerukunan adalah tiang kokoh rumah besar Papua Tengah — dan kedamaian adalah warisan yang harus dijaga selamanya.

Berita Terkait

Dinkes Papua Tengah Perkuat Nakes Deiyai, Pengendalian Penyakit Menular Jadi Prioritas
Pimpinan PAPEDA News Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-48 untuk Rahim Misro
Mirago Jadi Sorotan, Satgas PKH Ditantang Bertindak Tegas terhadap Dugaan Tambang Emas Skala Besar
DPRK intan jaya meminta pihak dukcapil intan jaya segera mengatasi 40 pelajar yang mengalami kesulitan dalam sistem perekaman KTP dan KK
Dukung Program Gubernur, Dinkes Papua Tengah Gelar OJT di Paniai
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Meki Nawipa Undang Persipura ke Nabire Usai Gagal Promosi, Ini Alasannya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru