Dengan Berlinang Air Mata, Kapolres Minta Warga Stop Baku Panah dan Jaga Keamanan

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 12:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Suasana haru menyelimuti pertemuan antara Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., dengan warga dari dua kelompok yang terlibat aksi saling serang menggunakan panah dan busur . Dalam kunjungannya ke lokasi kejadian pada Minggu sore, Kapolres tampak berkali-kali menahan emosi bahkan berlinang air mata ketika menyampaikan imbauan agar kedua pihak menghentikan tindakan kekerasan yang berpotensi memicu korban lebih banyak.

Kepada warga yang berkumpul, Kapolres menegaskan bahwa langkahnya turun langsung bukan untuk menekan atau membuat situasi semakin sulit, melainkan untuk memastikan tidak ada lagi korban jiwa. “Kami datang netral. Kami pisahkan supaya jangan banyak korban,” ujarnya dengan suara bergetar.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres mengingatkan bahwa kedua kelompok sebelumnya telah diminta hadir di Polres untuk mencari jalan damai, namun kesepakatan belum tercapai sehingga insiden kembali terulang. Kapolres juga menekankan bahwa memasuki bulan Desember—bulan yang penuh makna bagi umat Kristiani sebagai peringatan kelahiran Yesus Kristus—seharusnya menjadi momentum untuk menahan diri dan menjaga kedamaian. “Lonceng gereja itu panggil kita beribadah, bukan untuk saling baku panah,” tuturnya.

 

Dengan melepas helm dan penutup kepala sebagai bentuk ketulusan, ia menyampaikan keprihatinannya yang mendalam terhadap kondisi warga, baik yang berada di atas maupun di bawah. “Saya mungkin punya kulit lain, tapi saya punya darah merah, tulang putih. Ketika saya hadir di sini, saya harus netral,” ucapnya.

Baca Juga:  INI Cara Bijak Menyikapinya, Anak nakal Atau anak aktif

 

Di hadapan tua-tua adat, tokoh masyarakat, dan warga yang masih diliputi emosi, Kapolres kembali menegaskan dengan lantang agar aksi saling serang dihentikan segera. Ia bahkan menyatakan kesiapannya turun langsung menangkap pihak manapun yang masih melakukan penyerangan. “Berhenti buang panah di dalam Nabire. Kalau masih ada, saya sendiri yang akan turun tangkap,” tegasnya.

 

Kapolres juga menginstruksikan agar semua korban luka, baik dari sisi mana pun, segera dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis. Kedamaian, menurutnya, tidak bisa dibangun jika amarah terus dipupuk.

 

Mengakhiri penyampaiannya di tengah suasana penuh keharuan, Kapolres menutup dengan pesan kasih dan doa. “Saya minta, mari kita masuk bulan Desember dengan damai. Tuhan Yesus memberkati. Shalom. Selamat sore.”

 

Kehadiran Kapolres yang tulus dan emosional tersebut diharapkan dapat melunakkan hati kedua pihak agar menahan diri, menghentikan aksi kekerasan, dan kembali hidup berdampingan demi keamanan bersama.

Berita Terkait

Dinkes Papua Tengah Perkuat Nakes Deiyai, Pengendalian Penyakit Menular Jadi Prioritas
Pimpinan PAPEDA News Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-48 untuk Rahim Misro
Mirago Jadi Sorotan, Satgas PKH Ditantang Bertindak Tegas terhadap Dugaan Tambang Emas Skala Besar
DPRK intan jaya meminta pihak dukcapil intan jaya segera mengatasi 40 pelajar yang mengalami kesulitan dalam sistem perekaman KTP dan KK
Dukung Program Gubernur, Dinkes Papua Tengah Gelar OJT di Paniai
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Meki Nawipa Undang Persipura ke Nabire Usai Gagal Promosi, Ini Alasannya
Berita ini 279 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru