Tahap pemeriksaan saksi !! Masyarakat Diminta Bersabar, Penyidikan RSUD Butuh Pembuktian Matang

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 07:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com- Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri, Chrispo Simanjuntak, S.H, saat di temui Awak media papedanews diruangan nya menegaskan bahwa penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di RSUD masih terus berjalan. Saat ini, tim jaksa masih fokus pada pemeriksaan saksi dan verifikasi dokumen-dokumen awal.

“Dokumen-dokumen yang kita terima harus diverifikasi satu per satu. Misalnya terkait pembelian barang A, B, atau C, termasuk pembayaran honor, semuanya harus diklarifikasi langsung kepada pihak penerima,” jelas Simanjuntak, (25/8/2025).

Ia menambahkan, proses penyidikan ini membutuhkan waktu yang cukup panjang karena harus dilakukan secara hati-hati agar pembuktian menjadi sempurna.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan berarti kita tidak bekerja, tapi memang supaya pembuktiannya baik dan kuat di pengadilan,” katanya.

Baca Juga:  RRI Fest 2025: Kolaborasi RRI, Lanal dan DLH Tanam Bakau di Nabire

Hingga saat ini, penyidik telah menyita dua box dokumen dari pihak RSUD. Namun, penetapan tersangka dipastikan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Penetapan tersangka itu harus didukung minimal dua alat bukti, termasuk audit resmi terkait kerugian keuangan negara. Itu bisa dari BPK, BPKP, Inspektorat, atau akuntan publik,” ungkapnya.

Simanjuntak menegaskan, penyidikan tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

“Kami berharap masyarakat bersabar dan percaya kepada kami. Kalau ada informasi tambahan seputar RSUD, silakan sampaikan langsung ke kami, baik melalui media atau datang ke kantor kejaksaan,” ujarnya.

Terkait kapan kasus ini dapat dituntaskan, Kasi Pidsus memperkirakan paling cepat akan ada perkembangan signifikan pada tahun depan.
( papedanews )

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru