Papua Tengah Raih UHC Award 2026 Kategori Utama, Masuk Enam Besar Provinsi Terbaik Nasional

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Papua Tengah papedanews.com Provinsi Papua Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Utama dalam ajang penghargaan yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Agus, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memperluas cakupan perlindungan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sejak resmi berdiri sebagai provinsi baru pada 2023, Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa menjadikan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen tersebut berhasil mengantarkan Papua Tengah masuk dalam enam besar provinsi terbaik di Indonesia pada ajang UHC Award 2026.

Keberhasilan ini ditopang oleh tiga strategi utama yang diterapkan pemerintah daerah, yakni memperkuat dukungan anggaran dengan mengalokasikan minimal 18 persen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBPU) yang didaftarkan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan 37,5 persen Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) untuk mendukung program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Selain itu, pemerintah juga menerapkan skema penjaminan berlapis ketika kuota kepesertaan di tingkat kabupaten telah terpenuhi, serta menghadirkan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

Prestasi Papua Tengah semakin lengkap setelah lima dari delapan kabupaten di wilayah tersebut juga berhasil meraih UHC Award 2026 Kategori Utama, yakni Kabupaten Paniai, Nabire, Deiyai, Dogiyai, dan Intan Jaya.

Sementara itu, Kabupaten Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya terus didorong agar segera memenuhi seluruh indikator Universal Health Coverage sehingga dapat meraih penghargaan serupa pada periode berikutnya.

Baca Juga:  PT Telkomsel Salurkan Bantuan Tas dan Alat Tulis ke Yayasan Difabel

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

“JKN adalah semangat gotong royong. Yang sehat menopang yang sakit. Meski sebagai provinsi baru, Papua Tengah mampu melompat menuju standar kesehatan tertinggi,” ujar Deinas.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi pemerintah provinsi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan pegunungan.

Pencapaian ini sejalan dengan visi “Papua Tengah Sehat, Papua Tengah Terang” yang menitikberatkan pada pemerataan akses pelayanan kesehatan, penguatan fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Sejumlah program prioritas yang terus dikembangkan antara lain Koharu Sehat, layanan kesehatan gratis berbasis KTP dan KK, serta digitalisasi sistem data kesehatan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Papua Tengah, dr. Agus, menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi pemacu untuk terus memperluas cakupan perlindungan kesehatan.

“Ke depan, kami akan memperkuat sinergi lintas sektor bersama Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta BPJS Kesehatan agar perlindungan JKN benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Dengan raihan UHC Award 2026 Kategori Utama, Papua Tengah semakin mempertegas komitmennya dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses tanpa terkendala status kepesertaan maupun kemampuan ekonomi. (*)

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru