NAOMI KOTOUKI Anggota DPR Papua Tengah Dukung Aspirasi Pelarangan Miras di Nabire

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com anggota DPR Papua Tengah, Ibu Naomi Kautoki, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSG) Kabupaten Nabire yang telah menyuarakan aspirasi masyarakat mengenai pelarangan peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Nabire, khususnya di wilayah Kupo Tengah.

Saat di wawancarai media papedanews Ibu Naomi menegaskan bahwa peredaran miras yang marak belakangan ini telah memberikan dampak yang sangat serius terhadap generasi muda. Ia menyoroti banyaknya anak-anak usia sekolah yang mulai terlibat dalam konsumsi miras, sehingga mengabaikan pendidikan dan berdampak buruk terhadap kesehatan mereka.

“Kami sebagai wakil rakyat, khususnya di Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat, sangat prihatin dengan kondisi ini. Anak-anak yang seharusnya bersekolah justru terpengaruh oleh miras. Bagaimana mungkin mereka sehat dan berprestasi jika keseharian mereka diisi dengan konsumsi alkohol?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ibu Naomi juga menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan dari peredaran miras di keluarga. Menurutnya, konsumsi miras sering memicu pertengkaran dalam rumah tangga, yang akhirnya berdampak langsung terhadap kondisi psikologis anak-anak.

Baca Juga:  BIADAP ; oknum stap DPR mengusir wartawan saat menjalani liputan , kebebasan pers ternodai

“Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Banyak ibu-ibu menjadi korban dari suami yang mabuk. Anak-anak yang melihat hal ini bisa merasa frustasi, bahkan ikut terjerumus ke dalam lingkaran yang sama,” jelasnya.

Sebagai anggota legislatif dari Dapil 1 Kabupaten Nabire, Ibu Naomi menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi ini ke dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan miras di wilayah Papua Tengah.

“Kami sangat berterima kasih kepada para hamba Tuhan dan pimpinan gereja yang telah menyampaikan aspirasi ini. Kami di DPR Papua Tengah akan membawa ini ke dalam pembahasan resmi dan mendoakan agar perda ini bisa ditetapkan sebagai langkah penyelamatan generasi muda Papua Tengah,” pungkasnya.

Ibu Naomi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama, untuk mendukung upaya ini melalui doa dan pengawalan moral agar DPR Papua Tengah dapat bersatu hati dalam menetapkan kebijakan yang berpihak kepada masa depan generasi penerus.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 185 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru