ASKOMELIN Terima Mandat Bentuk DPD Papua Tengah, Siap Dukung Program “Papua Tengah Terang”

- Penulis

Senin, 9 Juni 2025 - 12:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah,papedanews.com Asosiasi Kontraktor Mekanikal Elektrikal Nasional (ASKOMELIN) resmi memberikan mandat kepada tiga tokoh kontraktor untuk membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Provinsi Papua Tengah. Mandat tersebut diterima pada 3 Juni 2025 dan memberikan waktu selama 30 hari untuk merampungkan struktur organisasi tingkat daerah.

Tiga nama yang ditunjuk sebagai penerima mandat adalah Tabroni M. Cahya, S.H, Karu Enumbi, dan Wahyudin. Ketiganya akan memimpin proses konsolidasi awal guna membentuk kepengurusan lengkap DPD ASKOMELIN Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam wawancara yang berlangsung di Surya Manik, Nabire, Senin (9/6), Tabroni M. Cahya, S.H menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal untuk menyusun struktur kepengurusan.

“Kami diberi waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan DPD. Ini tantangan yang cukup besar, tetapi juga peluang untuk membangun asosiasi yang kuat dan terbuka bagi seluruh kontraktor kelistrikan di Papua Tengah,” ujarnya.

ASKOMELIN hadir sebagai wadah resmi bagi para kontraktor di sektor mekanikal dan elektrikal, terutama yang bergerak dalam bidang kelistrikan. Keberadaan asosiasi ini di Papua Tengah diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas jangkauan listrik di wilayah-wilayah yang belum terjangkau.

Menurut data yang dihimpun, setidaknya terdapat tiga kabupaten di Papua Tengah yang belum teraliri listrik PLN, yakni :

1. Kabupaten Puncak

Baca Juga:  DPR Papua Tengah Desak Pemkab Nabire Segera Buat Perda Pelarangan Miras

2. Kabupaten Puncak Jaya

3. Kabupaten Intan Jaya

Selain itu, sejumlah daerah seperti Dogiyai dan Deiyai juga masih mengalami keterbatasan pasokan listrik, terutama di wilayah kampung.

 

“Kami mendukung penuh visi-misi Gubernur Papua Tengah, khususnya melalui program Papua Tengah Terang. ASKOMELIN akan menjadi mitra aktif dalam mendorong pemerataan listrik hingga ke pelosok,” lanjut Tabroni M. Cahya, S.H.

Meski telah ada sejumlah kontraktor lokal di Nabire dan sekitarnya, ASKOMELIN masih menghadapi kendala awal terkait ketersediaan kantor sekretariat yang layak dan terbuka bagi publik. Namun, Tabroni menegaskan hal itu tidak mengurangi komitmen tim mandat untuk menyelesaikan proses pembentukan kepengurusan sesuai tenggat waktu yang diberikan.

Ke depan, ASKOMELIN Papua Tengah membuka ruang selebar-lebarnya bagi kontraktor yang memiliki kompetensi di bidang kelistrikan untuk bergabung. Asosiasi ini juga siap bersinergi dengan PLN, pemerintah daerah, serta instansi terkait seperti Dinas Pertambangan dan Energi dalam menjalankan program-program elektrifikasi.

“Kami tidak hanya membentuk struktur, tapi juga merancang arah kerja ASKOMELIN agar betul-betul bermanfaat bagi pembangunan Papua Tengah,” tutup Tabroni M. Cahya, S.H.

Dengan langkah awal ini, ASKOMELIN menegaskan kesiapannya menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Provinsi Papua Tengah, sembari membuka akses dan peluang usaha bagi para kontraktor lokal di wilayah tersebut.

 

Papedanews

Berita Terkait

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?
Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah
Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat
Secangkir Kopi, Sejuta Inspirasi: Wartawan Nabire Bertukar Pikiran di Cafe DC
Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Rabu, 2 September 2026 - 11:22

Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah

Rabu, 2 September 2026 - 01:40

Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Berita Terbaru