Air Minum AQUVIT Diduga Tercemar benda asing, Konsumen Minta dinas terkait ambil langkah

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 00:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Kasus dugaan pencemaran produk air minum kemasan merek AQUVIT terus menuai reaksi dari masyarakat. Salah satu konsumen, Mas Andi , menyuarakan kekecewaannya dan meminta pemerintah melalui lembaga terkait untuk mengambil langkah tegas.

 

“Saya sebagai konsumen merasa kecewa dengan produk air minum AQUVIT pasca di temukan nya benda asing dalam kemasannya air gelas Saya berharap BPOM dan dinas terkait segera menindaklanjuti kasus ini serta menutup sementara peredaran produk tersebut sampai ada pemeriksaan dari dinas terkait ” ujarnya saat diwawancarai

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tindakan cepat dari instansi pengawasan seperti Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Dinas Kesehatan sangat penting untuk memastikan keamanan konsumen dan menjaga kepercayaan publik terhadap produk air minum dalam kemasan yang beredar di pasaran.

Baca Juga:  Dinas Ketahanan Pangan Nabire Serahkan 1 Ton Beras, Dukung Yayasan Difabel Rawat Anak Papua

Ia juga meminta agar hasil pemeriksaan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat, agar tidak menimbulkan keresahan lebih luas.

“Kami hanya ingin ada kejelasan dan jaminan keamanan. Kalau memang terbukti tercemar, tolong jangan lagi diedarkan,” tegasnya

Sebelumnya, kasus dugaan pencemaran ini mencuat setelah ditemukan benda asing menyerupai kotoran di dalam kemasan gelas AQUVIT yang disajikan dalam sebuah acara resepsi di Nabire. Temuan tersebut kini menjadi perhatian publik dan menunggu langkah resmi dari BPOM serta pemerintah daerah.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 236 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru