Pesawat Berbadan Besar Siap Mendarat di Papua Tengah, Penerbangan Perdana Dijadwalkan 18 Juli 2025

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 01:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Ewonggen Kogoya, M.AP,  saat di temui Awak media papedanews menyampaikan kabar gembira kepada masyarakat Papua Tengah terkait hadirnya pesawat berbadan besar yang akan mulai beroperasi di wilayah Papua Tengah. Dalam keterangan resminya, bahwa pesawat milik Lion Group dengan layanan BATIK AIR yang di rencanakan akan dijadwalkan mendarat perdana pada 18 Juli 2025.

“Pertama-tama, kami mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaan-Nya, sehingga pembangunan sektor perhubungan udara di Papua Tengah terus mengalami kemajuan,” ucap Kogoya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah atas kerja keras dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Lion Group, yang memungkinkan kehadiran pesawat berbadan besar di wilayah tersebut.

 

“Panjang landasan bandara kita kini sudah mencapai 2.500 meter dan sudah layak digunakan untuk pesawat berbadan besar. Ini bukti bahwa Papua Tengah siap membuka akses udara lebih luas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Lebih lanjut, Pesawat berbadan besar tersebut akan melayani rute Jakarta – Jayapura – Timika – Nabire dan kembali dengan rute sebaliknya. Selain itu, disampaikan pula bahwa beberapa pesawat jet lainnya dijadwalkan masuk ke Papua Tengah pada tanggal 21 dan 22 Juli 2025, atas penunjukan langsung dari Kementerian Perhubungan.

Terkait kedatangan pesawat pada tanggal 18 Juli mendatang, Dinas Perhubungan memastikan akan dilakukan penyambutan resmi di Bandara, yang akan melibatkan berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan stakeholder penerbangan.

“Kami pastikan akan ada penyambutan. Ini adalah momentum bersejarah bagi Papua Tengah menuju konektivitas udara yang lebih baik,” tutup Kogoya.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 370 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru