DPRP Papua Tengah Dukung Penuh Usulan Pemekaran Daerah Otonomi Baru

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 13:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2097152

oplus_2097152

Nabire,Papua Tengah, papedanewas .com Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Papua Tengah dalam mengusulkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut telah disampaikan langsung kepada Komisi II DPR RI dalam pertemuan di Timika beberapa waktu lalu.

Bekies Sonny kogoya wakil ketua III menyampaikan , menilai bahwa pemekaran wilayah menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan pelayanan pemerintahan di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Sejumlah daerah di Papua Tengah masih belum tersentuh pembangunan secara optimal akibat terbatasnya infrastruktur dan akses transportasi.

“Kami dari DPR Provinsi sangat mendukung usulan pembentukan DOB ini. Banyak wilayah yang sampai hari ini belum tersentuh pembangunan karena jangkauan yang sulit dan belum ada perhatian khusus dari pemerintah,” ujar bekies wakil ketua III

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Provinsi Papua Tengah sebagai daerah otonom baru di Indonesia dinilai belum mampu secara maksimal mengandalkan APBD provinsi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan di delapan kabupaten yang ada. Oleh karena itu, pemekaran wilayah menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Yoti Gire: Tokoh Pemuda Puncak Jaya Seruhkan Hargai Proses Hukum & Jaga Puncak Jaya Sebagai Tanah Injil Dan Rumah Aman Bagi Semua

DPRP Papua Tengah juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas inisiatif yang telah dilakukan dan meminta pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia, untuk segera membuka moratorium pemekaran daerah yang selama ini diberlakukan.

“Kami menunggu kebijakan dari pemerintah pusat, terutama Presiden RI, untuk membuka kembali moratorium. Aspirasi sudah disampaikan dan sekarang kami berharap agar proses pemekaran bisa segera direalisasikan, baik tahun ini maupun tahun depan,” lanjut pernyataan itu.

DPRP Papua Tengah juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya dari delapan kabupaten yang diusulkan untuk dimekarkan, agar mendukung proses ini secara bersama-sama.

“Pemekaran ini bukan kepentingan politik, tapi demi kesejahteraan rakyat Papua Tengah. Jangan ada pihak yang menghambat proses ini. Ini tentang keadilan dan pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Usulan pembentukan DOB ini kini tengah menunggu tindak lanjut dari Komisi II DPR RI dan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. DPR Papua Tengah menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses tersebut hingga terealisasi.

 

M.irpan

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 934 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru