Teken MoU untuk Sosialisasi HIV/AIDS Dengan RRI Ini Tanggapan Ketua KPA Nabire

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 11:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-
Nabire – Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Nabire menggelar penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Nabire, Rabu (tanggal sesuai pelaksanaan). Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai HIV/AIDS kepada masyarakat melalui siaran radio.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan pukul 10.00 WIT. Ketua KPA Nabire menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan informasi terkait pencegahan dan penanganan HIV/AIDS, mengingat angka kasus di Kabupaten Nabire masih tinggi.

Namun, dalam kesempatan yang sama, Ketua KPA Nabire Paula.S Pakage mengungkapkan keterkejutannya terhadap adanya surat keputusan (SK) Bupati Nabire Nomor 100.3.3.2.1.7 tahun 2025 tentang pembentukan komisi penqmggulanagn AIDS Kabuten Nabire, yang tiba-tiba mengubah struktur kepemimpinan di organisasi tersebut. Menurutnya, keputusan ini diambil tanpa pemberitahuan resmi dan berpotensi memengaruhi kelangsungan program yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah bekerja sebagai relawan sejak tahun 2007. Bukan soal jabatan, tetapi ketika kasus HIV di Nabire mencapai 10.350, ini bukan hal yang bisa dianggap main-main. Kami telah berjuang dengan keterbatasan anggaran, bahkan sebelum ada dukungan yang lebih baik,” ujar Paula di salah satu kafe di Nabire kepada awak media kamis (30/1/2025)

Baca Juga:  Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pembangunan Gereja di Kabupaten Puncak

Ia juga mempertanyakan keberlanjutan program yang telah dirancang, termasuk pelatihan kader di tahun 2024 yang bertujuan untuk memperkuat deteksi dini dan pendampingan bagi penderita HIV di tingkat puskesmas, kelurahan, dan distrik.

“Pergantian ini tiba-tiba dan tanpa koordinasi. Kami akan berupaya berdiskusi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan program yang sudah berjalan tetap berlanjut demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Ketua KPA Nabire berharap keputusan yang diambil oleh pemerintah daerah tetap mempertimbangkan kondisi epidemi HIV yang terus meningkat, serta tidak mengorbankan kepentingan masyarakat yang membutuhkan layanan pendampingan dan pencegahan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai pergantian kepemimpinan di KPA Nabire dan dampaknya terhadap program yang telah berjalan.
(Red)

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru